http://www.gosumatra.com/wp-content/uploads/2013/10/Pulau-Rubiah-Taman-Laut-Rubiah.jpg

Sejuta Rasa Berwisata di Banda Aceh dan Sabang

Wisata

Menjejakan kaki di ujung barat Indonesia, yakni di Propinsi Nangroe Aceh Darussalam, apa yang akan Anda ingat? Sebagian orang kenal sebutan Serambi Mekah, juga ada kenangan pahit bencana alam Tsunami 2004 silam, atau kondisi alamnya yang tidak kalah menarik.

Keragaman, keunikan seperti kepanjangan namanya, yakni dari Bahasa Arab, China, Eropa, dan Hindi, menurut yang disampaikan seorang pemandu, mengungkapkan keragaman Aceh sebagai kawasan perdagangan terpesat zaman Hindia Belanda. Tidak mengherankan bila dilihat dari letaknya yang strategis berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan Selat Malaka. Rempah-rempah dan pelbagai batu mulia di Aceh menjadi penarik hati pedagang mancanegara untuk menyambanginya.

Salah satu kekhasan Aceh adalah kopi. Tanaman kopi yang bijinya dibawa dari Belanda melalui Batavia (Jakarta) dibudidayakan di tanah Aceh yang subur sehingga menjadikannya komoditas bermutu tinggi dan menguntungkan. Sampai saat ini warga Aceh mencintai produk unggulan ini. Saat senja hingga malam hari terlihat berjejer warung kopi di Kota Banda Aceh ramai dikunjungi warga lokal maupun wisatawan.

Sebagai ibukota pusat peradaban Islam di Asia Tenggara Banda Aceh kental nuansa Islaminya. Dari bangunan bersejarah, nilai yang dijunjung masyarakat, dan lain-lainnya, Aceh pantas dikenal sebagai Serambi Mekah. Konon sebutan Serambi Mekah semula adalah untuk Pulau Rubiah, Sabang, yang pernah menjadi tempat singgah calon jamaah haji sebelum mengarungi lautan selama berbulan-bulan ke Tanah Suci Mekah.

Berikut ini tempat-tempat wisata yang bisa menjadi destinasi wisata Banda Aceh dan Sabang. Kategori ini bisa menjadi panduan:

  1. Mengenang tragedi bencana alam Tsunami. Tak nyana peristiwa kelam itu menyerang sebagian besar di tanah Aceh. Tonggak-tonggak kenangan sekarang menjadi daya tarik wisatawan tidak sekadar untuk berempati tetapi juga menambah pengetahuan tentang bencana alam. Para pemandu wisata adalah keluarga yang ditinggalkan para korban, dan dengan tegar mereka bercerita dari puing-puing ingatan, berbagi kisah duka, sebagai ucapan syukur sampai menjadi pelajaran baru.

C:\Users\Uberwomen\Downloads\Monumen Kubah Masjid Terbang (2).jpg

Sumber Pribadi : Monumen Kubah Masjid

Sila memulai perjalanan dengan menziarahi makam tanpa nisan di Pemakaman Massal Siron dekat Bandara Sultan Iskandar Muda, kemudian melanjutkan perjalanan ke Museum Tsunami Aceh yang dirancang oleh Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat. Kunungi juga Kapal di Atas Rumah di Gampong Lampulo, dan Monumen PLTD Apung di Blancut di Banda Aceh. Sekira satu jam perjalanan Anda bisa mengunjungi Monumen Kubah Masjid Al Tsunami di Gampong Gurah, Kabupaten Aceh Besar.

https://bandaacehkotamadani.files.wordpress.com/2012/09/boat-atas-rumah.jpg

Sumber Google : Kapal Di Atas Rumah di Gampong Lampulo

Selama perjalanan pun akan terlihat beberapa bangunan yang rusak dibiarkan sebagai penanda kedahsyatan empasan gelombang Tsunami, seperti jembatan sungai yang berpindah dan meninggalkan tiang pondasinya di sisi lain.

  1. Wisata Sejarah Aceh. Wisatawan dapat menikmati suguhan sejarah budaya yang kaya di Aceh sebagai pengenalan identitas Aceh. Kunjungi Museum Negeri Aceh di Kota Banda Aceh, sebuah bangunan berbentuk rumah tradisional Aceh atau Rumoh Atjeh beserta perlengkapan isinya dan gedung museum Aceh.

https://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/09/a7/a8/fb/museum-negeri-aceh.jpg

Sumber Google : Musium Negeri Aceh

C:\Users\Uberwomen\Downloads\pemandangan dari kampung Jacky Chan.jpg

Pemandangan dari Kampung Jacky Chan

  1. Menikmati alam Pulau Weh. Pulau di titik 0 kilometer ini memiliki alam yang akan membuat Anda berdecak kagum. Dari sensasi berkendara di jalanan berkeloknya yang didindingi pepohonan, sesekali memandangi laut yang jernih dan biru di kejauhan, sampai dunia bawah laut di sekitar Pulau Rubiah. Sewalah perahu glass bottom boat untuk menikmati keindahan karang dan biota laut lainnya. Jika ingin menyelam, aktivitas snorkeling dapat dilakukan di sini, tepatnya di sekitar Pantai Iboih dan Pulau Rubiah. Perhatikan cuaca dan musim saat hendak menyeberang, baiknya bertanya terlebih dulu kepada petugas, warga lokal, atau pemandu wisata Anda.

http://www.gosumatra.com/wp-content/uploads/2013/10/Pulau-Rubiah-Taman-Laut-Rubiah.jpg

Pulau Rubiah dengan keindahan taman lautnya

C:\Users\Uberwomen\Downloads\Pantai Sumur Tiga (1).jpg

Pantai Rubiah

  1. Surga kuliner khas Aceh. Siapa tak kenal Mie Aceh? Mie kuning dengan kuah kari kental yang nikmat disajikan saat hangat. Selain Mie Aceh, Anda akan menemukan pelbagai sajian lain, seperti Ayam Tangkap yaitu ayam goreng dimasak dan disajikan bersama rempah-rempahnya, kuah masam Keu-eung atau masakan asam pedas, rujak Aceh, Ungkot Kemamah yaitu ikan tuna yang direbus dan dikeringkan, kue Adee, kue Timphan, dan tentunya kopi Aceh, serta masih banyak lainnya yang dapat ditemukan di rumah-rumah makan di Banda Aceh, Sabang dan sekitarnya.

http://www.makanajib.com/wp-content/uploads/2015/04/Kopi-Tarik-Khas-Aceh.jpg http://www.tokomesin.com/wp-content/uploads/2015/06/Ayam-Tangkap-Khas-Aceh-tokomesin.jpg

Sumber Google Kiri : Ayam Tangkap Khas Aceh

& kanan : Kopi Aceh

Rumah makan rekomendasi untuk Anda antara lain: Rumah Makan Masam Keu-eung, dan Rumah Makan Nasi Uduk Jakarta di Jalan Malahayati, Sabang.

TRANSPORTASI

Banda Aceh dapat dicapai melalui penerbangan dan jalur laut. Jika memilih penerbangan dari Jakarta, Bandara Soekarno Hatta dan Banda Halim menyediakan beberapa maskapai yang melayani rute ke Bandara Sultan Iskandar Muda. Untuk penerbangan langsung dari Jakarta ke Banda Aceh bisa diilih maskapai Batik Air dan Garuda Indonesia, sedangkan Lion Air melayani rute transit di Bandara Kualanamu, Medan.

TIPS

  1. Sebelum berangkat tanyakan kepada pemandu wisata tentang peraturan yang berlaku di masyarakat dan juga untuk wisatawan
  2. Perhatikan cuaca dan musim saat berkunjung. Pada masa-masa tertentu disarankan untuk tidak melaut karena berbahaya.
  3. Persiapkan bekal uang yang cukup, apalagi pecinta kuliner yang dijamin ingin mencoba semua resep makanan Aceh.

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu