5 Tanda Bahwa Kamu Harus Melakukan Social Media Detox

5 Tanda Bahwa Kamu Harus Melakukan Social Media Detox

Blog

Urbanwomen – Saat ini, media sosial menjadi tempat yang membuatmu selalu terhubung 24/7, tentunya penggunaan sosial media akan berdampak juga pada kepribadianmu. Wanita dengan Pendidikan yang baik memiliki kepribadian yang bijak untuk menggunakan media sosialnya. Berdasarkan studi tahun 2020 yang dilakukan oleh We Are Social dan Hootsuite, terdapat 3,8 miliar orang yang menggunakan media sosial dan jumlahnya terus meningkat. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa kita memang tidak bisa jauh dari media sosial. Namun, jika kamu merasa bahwa dirimu terlalu sering menghabiskan waktu di media sosial, sudah saatnya kamu melakukan social media detox. Berikut 5 tanda yang harus kamu ketahui jika kamu butuh melakukan social media detox.

  1. Kamu tidak bisa berhenti memikirkan kehidupan satu media sosial

Apakah kamu mendapati dirimu duduk di tempat kerja, saat makan malam bersama keluar, atau saat bertemu dengan teman-temanmu, tapi kamu tidak dapat berhenti memikirkan apakah ada notifikasi baru, pesan baru, atau permintaan pertemanan? Platform media sosial menyadari sifat produk mereka yang membuat mereka ketagihan, mereka mempekerjakan psikolog untuk membantu membuat platform mereka lebih menarik daripada pesaing mereka. Jadi, kurangi penggunaan platform tersebut!

  1. Kamu menempatkan dirimu dan orang lain dalam bahaya saat memeriksa pemberitahuanmu

Jika kamu tidak bisa menunggu hingga tiba waktunya memeriksa notifikasi, inilah waktunya untuk istirahat dari media sosial. Kamu mungkin tidak mau mengakuinya di depan umum, bahwa banyak orang yang berhenti di pinggir jalan saat mengemudi demi mengecek pemberitahuan terbaru. Jika kamu tidak dapat “mengatasi gelombang” urgensi untuk memeriksa ponselmu saat mengemudi, kemungkinan kecanduan sedang berkembang atau telah mengambil alih dirimu. Kamu perlu mengendalikan keadaanmu dengan melakukan detoksifikasi.

  1. Kamu mempertaruhkan pekerjaan dan pertemananmu untuk memeriksa pemberitahuanmu

Apakah kamu mencoba untuk melihat sekilas ponselmu saat sedang di tempat ibadah, di acara pertemuan keluarga, di rapat kerja, atau acara pertemuan sosial yang mana partisipasimu diharapkan? Apakah kamu sibuk dengan apa yang harus kamu posting daripada ikut meramaikan acara? Semua itu adalah tanda bahwa kamu tidak dapat mengontrol tindakanmu sendiri. Ketika kamu tidak dapat pergi selama 15, 60 atau 90 menit dari media sosialmu, kamu sudah menganggap media sosial adalah kebutuhan primer. Cobalah lakukan hal yang dapat membuatmu mengontrol penggunaan media sosialmu.

  1. Kamu terus menambahkan followers tapi kamu tidak merasa terhubung dengan siapa pun

Ini adalah efek samping yang umum dari media sosial. Media sosial mempromosikan dirinya sebagai cara untuk terhubung. Namun, pengguna di seluruh dunia melaporkan efek isolasi yang sama dari platform mereka. Memiliki teman atau followers sepertinya tidak berarti merasa diperhatikan. Jika kamu menemukan dirimu mengejar followers daripada mencari pertemanan, kamu sudah kecanduan media sosial. Dan obatnya adalah dengan terhubung oleh orang-orang yang ada di sekitarmu di kehidupan nyata. Pertimbangkan untuk mengambil cuti sebulan dari seluruh platform media sosial yang kamu punya dan mulailah mencari kesibukan di kehidupan nyatamu.

  1. Kamu merasa malu karena memiliki kesamaan dari semua poin-poin di atas

Rasa malu adalah emosi yang dihasilkan dari keyakinan bahwa ada sesuatu yang salah denganmu. Rasa malu membuatmu berada dalam siklus menyembunyikan perilakumu dan merasa tidak mampu berubah. Ini saatnya untuk melakukan perubahan jika kamu merasa tidak nyaman membicarakan betapa kamu telah bergantung pada platform media sosialmu. Kamu perlu mengurangi penggunaan media sosial secara bertahap. Cobalah mulai dengan cara berhenti melihat media sosial selama 4-6 minggu. Ini mungkin terlihat berlebihan, tetapi sangat penting untuk mendapatkan kembali kendali dirimu.

Baca Juga: Menyikapi Rasa “Baper” Karena Aksi Pamer di Sosial Media

Wanita berpendidikan memiliki kepribadian yang bijak dalam menggunakan media sosialnya. Oleh karena itu, 5 tanda di atas dapat membantumu untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosialmu. Semangat!

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu