5 Tips untuk Bertahan Kerja Bersama Mantan Setelah Putus yang Menyakitkan

5 Tips untuk Bertahan Kerja Bersama Mantan Setelah Putus yang Menyakitkan

Blog

Urbanwomen – Berdamai dengan masa lalu mungkin hal yang sulit, tapi bagaimana harus bertahan kerja dengan mantan setelah putus yang menyakitkan? Tahukah kamu bahwa sekitar 25 persen orang pernah berkencan dengan rekan kerjanya? Mungkin ini terjadi karena sering bekerja dalam waktu yang bersamaan seperti harus lembur di kantor setiap malam, atau karena sering nongkrong bersama setelah pulang kerja. Faktor-faktor inilah yang membuat banyak terjadi cinta lokasi di perkantoran. Bagi mereka yang beruntung, mungkin saja teman kencan tersebut berubah menjadi jodohnya, tapi bagaimana bagi yang putus apalagi yang menyakitkan? Agar tetap professional, berikut 5 tips untuk bertahan kerja Bersama mantan setelah putus yang menyakitkan.

1. Jaga agar tetap professional

Putus cinta dapat menimbulkan banyak percakapan yang menegangkan, komentar sinis, dan komentar tajam, tetapi kantor bukanlah tempat untuk berinteraksi seperti itu. Meskipun sulit untuk kembali berbicara secara profesional dengan seseorang yang telah menyakiti atau merusak kepercayaanmu, kamu tidak perlu patah hati sampai merusak reputasi profesional. Rekan kerjamu tidak akan peduli tentang siapa yang melakukan apa dan siapa yang putus dengan siapa jika hal itu tidak mengganggu produktivitas kantor. Tetaplah berani dan mulai bekerja. Tetap sopan dan santu, karena berbicara dengan kasar di kantor bukanlah penampilan yang baik bagi siapa pun.

2. Akui kecanggungan di antara kalian

Tidak peduli bagaimana perpisahan itu terjadi, situasi ini pasti canggung bagi semua orang yang terlibat. Kamu boleh meremehkan situasi dengan menunjukkan ketegangan saat kamu berpapasan satu sama lain saat istirahat. Kamu juga dapat mengakui kecanggungan dengan rekan kerja, sehingga mereka tahu kamu sedang mencoba untuk melangkah maju setelah putus. Kenyataannya adalah banyak orang di kantor mungkin menyadarinya, jadi sebaiknya kamu ikut bercanda. Buatlah lelucon “kok canggung ya?” untuk mengurangi ketegangan dan lanjutkan hidupmu.

3. Tetapkan batasanmu

Mendiskusikan beberapa aturan dapat membantu menjaga agar tetap profesional. Mungkin kamu bisa beralih tim, meja, dan giliran kerja untuk meminimalkan kontak dengan mantanmu. Jika ini tidak memungkinkan, kamu dapat menetapkan Batasan seputar interaksi apa yang diperlukan dan apa yang dapat dihindari. Lakukan diskusi terbuka setelah putus sehingga kamu berdua memiliki pemikiran yang sama tentang bagaimana kamu akan mengelola kehidupan kerja. Kamu bahkan mungkin perlu mendiskusikan untuk memberi tahu HR jika kantormu mengharuskan kamu untuk mengungkapkan hubunganmu. Ini membantu untuk terus meninjau batas-batas ini. Mungkin kamu berpikir kamu bisa menangani sebuah proyek bersama-sama, tetapi sekarang kamu baru putus dan perlu menjauh. Mungkin mantanmu awalnya ingin kamu berdua bersikap ramah tetapi sekarang membutuhkan lebih banyak ruang.

4. Hindari untuk membicarakan situasimu

Melampiaskan amarah, berbicara buruk, dan membocorkan rahasia adalah bagian utama yang selalu dilakukan setelah putus cinta, tapi ini terlalu kampungan. Saat mengalami putus cinta dengan rekan kerja, aturannya sedikit berbeda. Tidak peduli seberapa besar keinginan rekan kerja dekatmu untuk mengetahui detail perpisahanmu, beberapa hal sebaiknya disimpan untuk dirimu sendiri. Ketika kamu dibuat sedih saat putus cinta, godaan selalu ada untuk membalas dendam pada mantan, terutama jika kamu muak mendengar rekan kerjamu membicarakan kebaikannya. Tetapi menghancurkan reputasi mereka hanya akan membuatmu terlihat picik dan tidak akan memperbaiki hatimu yang hancur.

5. Pertimbangkan kembali untuk berkencan dengan teman kantor

Ketika kamu menghabiskan begitu banyak waktu di tempat kerja, wajar jika romansa akan mekar di sana, tetapi jika kamu membaca ini, kamu mungkin sudah menyadari bahwa memiliki teman kencan di kantor yang sama tidak akan berjalan baik. Satu-satunya hal yang lebih buruk dengan satu mantan adalah harus bekerja dengan banyak mantan. Jika tiba saatnya bagimu untuk move on, mungkin cari pasangan di luar kantor. Jika ada seseorang yang benar-benar menarik di kantormu dan ingin kamu kejar, mungkin ini saatnya untuk berpindah pekerjaan atau setidaknya pindah ke departemen lain.

Baca Juga: Inilah Cara yang Tepat untuk Berhenti Memikirkan Mantanmu

Tetap profesional di kantor setelah putus cinta yang menyakitkan mungkin salah satu bentuk kamu berdamai dengan masa lalu, makanya kamu perlu tahu 5 cara di atas agar lebih siap lagi!

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu