6 Faktor dalam Berkomunikasi Seksual yang Penting Dilakukan Pasangan

6 Faktor dalam Berkomunikasi Seksual yang Penting Dilakukan Pasangan

Blog

Urbanwomen – Bagi sebagian orang mungkin kurang nyaman bahkan tidak mau membicarakan masalah seksual dengan pasangannya, padahal ini sangat penting. Pernahkah anda melakukan komunikasi seksual yang intens bersama pasangan? Sebagai orang tua tentu percaya kalau salah satu kunci keharmonisan hubungan suami istri tidak terlepas dari masalah komunikasi. Bila tidak dilakukan dengan baik, maka bisa beresiko pada hubungan.

Komunikasi ini mencakup banyak hal termasuk seksualitas. Sayangnya tidak banyak pasangan yang menyadari bahwa kehidupan seksual pun sesekali dibicarakan bersama. Seberapa penting komunikasi seksual suami dan istri?

Berbicara seks bersama pasangan bisa menjadi cara untuk mengetahui apakah kehidupan seksual yang dijalani sudah saling memuaskan atau belum. Sehingga masing-masing pasangan dapat mengetahui jika ada yang kurang dan perlu diperbaiki dan tidak menjadi beban satu sama lainnya. 

Namun, hingga saat ini komunikasi seksual masih dianggap hal yang tabu dalam masyarakat. Banyak suami dan istri yang mengaku kesulitan untuk memulainya. Alasannya pun bermacam-macam, mulai karena malu, takut membuat pasangan tersinggung, sering merasa diacuhkan, bahkan memang tidak tahu bagaimana cara memulainya.

Kondisi inilah yang pada akhirnya menimbulkan kesenjangan. Seorang suami atau istri menginginkan kepuasan, sementara pasangannya tidak memahami karena sulit mengungkapkannya. Jika komunikasi seksual tidak terjalin dengan baik, maka akan berdampak negatif pada kehidupan suami istri.

Bahkan yang terburuk adalah pasangan yang tidak mendapatkan kepuasan batin dari pasangannya dapat menjadikannya alasan untuk mencari kepuasan di tempat lain. Tentu saja ini sangat tidak diinginkan bukan? Nah, berikut ini ada beberapa faktor dalam komunikasi seksual yang harus anda ketahui bersama pasangan. Hal ini semata-mata untuk saling memahami dan menjaga keharmonisan dalam hubungan.

1.Memahami apa yang dirasakan

Sebelum memulai komunikasi seksual, ada baiknya anda memahami yang dirasakan pasangan dan mengapa merasakan itu. Kalau kita tidak bisa memahami orang lain, jangan harap orang lain pun dapat memahami anda. Memahami satu sama lain adalah kunci utama dalam hubungan yang harmonis. So, ini menjadi faktor yang harus dipertimbangkan.

2.Cari tempat netral

Carilah tempat yang netral dan nyaman untuk berkomunikasi, jangan di kamar atau tempat tidur, anda bisa mengobrol santai di sofa sambil minum teh atau di tempat lain. 

3.Temukan waktu yang tepat

Jangan pernah membahas seks setelah melakukan hubungan seksual. Ini akan membuat pasangan canggung. Pilih waktu yang tidak terganggu oleh anak atau aktivitas pekerjaan. Kenapa jangan setelah melakukan seks? Hal ini dikhawatirkan bisa menimbulkan persepsi yang salah. Misalnya, akan timbul anggapan, Ada apa, jangan-jangan tidak puas? Atau memang ada yang salah? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini bisa saja muncul dan akibatnya saling mencurigai, tentu saja hal ini kurang baik.

4.Gunakan intro

Sebagaimana seks membutuhkan foreplay, komunikasi seksual juga perlu intro. Menurut pakar, jangan tiba-tiba langsung membahas seks karena akan membuat tidak nyaman seseorang. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika anda mengawalinya dengan pertanyaan what’s interesting today, lalu beri sentuhan dan sebagainya.

5.Bagaimana jika pasangan malu?

Jika pasangan masih malu membahas seks, tanya terus dengan cara yang berbeda agar komunikasi terjalin baik. Gunakan kalimat yang menenangkan pasangan, bisa dengan memujinya terlebih dahulu.

6.Jangan beri kode agar tidak terjadi salah penafsiran

Meski disarankan untuk menggunakan intro, anda tetap harus mengutarakan keluhan secara gamblang, bukan dengan memberi kode-kode yang sulit dipecahkan. Dan perlu diingat bahwa tujuan dari komunikasi seksual adalah memberitahu pasangan apakah anda sudah puas dengan kehidupan seksual yang dijalani atau belum, bukan untuk meminta pasangan menjadi detektif untuk memecahkan kode.

Baca Juga: Cari Tahu Sendiri Soal Seks dan Kesehatan Reproduksi

Berbagai faktor di atas bisa anda terapkan untuk memulai hubungan intim yang baik. Dengan menerapkan faktor komunikasi yang baik, berarti anda sudah menerapkan langkah bijak dalam hubungan seksual. Hal ini penting dilakukan agar tidak ada kesenjangan. Semoga dengan menerapkan berbagai faktor tersebut, komunikasi dapat terjalin dengan baik. Hubungan seksual anda pun semakin hangat.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu