Apakah Kamu Sudah Berdamai Dengan Dirimu?

Inspirasi Hati

Urbanwomen – Siapa yang tidak kenal Marshanda? Dengan lika-liku hidupnya, kini ia mampu membawa pencerahan bagi banyak orang melalui konten-konten mengenai kesehatan mental yang ia buat. Atau Tara Basro, dengan kepercayaan dirinya ia berhasil mendobrak standar-standar kecantikan yang ada bahkan dengan bangga memamerkan stretch mark nya dan menunjukan bahwa itu adalah hal yang normal. Kedua figur publik tersebut punya satu kesamaan: mereka mampu mencintai dan berdamai dengan kondisi mereka seutuhnya. 

Nah pertanyaannya, apakah kita sudah berdamai diri sendiri dan menerima diri seutuhnya? 

Pertama, maafkan dirimu sendiri agar kembali bangkit

Perayaan Idul Fitri identik dengan saling meminta maaf atas kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat agar dapat kembali fitri. Namun apakah kita pernah bertanya, sudahkah kita memaafkan diri sendiri?

Sebagai manusia yang tidak sempurna, kita pasti pernah melakukan kesalahan. Hal ini sering kali membuat kita terpuruk dan terus berlarut-larut menyalahkan diri sendiri. Nah, memaafkan diri sendiri adalah langkah awal jika kamu ingin kembali bangkit, sisters

Selain itu memaafkan diri sendiri adalah hal pertama yang harus kamu lakukan jika ingin mencintai, menerima dan berdamai dengan diri sendiri. Namun tentu saja hal ini mudah diucapkan namun sulit untuk dilakukan. Untuk langkah awal, kita bisa menulis surat untuk diri sendiri…

Dear diriku

Hari ini aku memaafkan diriku untuk….

Aku mengakui dan menerima kesalahanku dalam hal….

Aku layak dimaafkan karena…

Aku telah belajar dari kesalahan. Di masa depan, jika aku menghadapi hal yang serupa aku akan melakukan…..

Berdamai dengan diri, menerima diri secara utuh

Dengan membanjirnya informasi, semakin sulit bagi kita untuk dapat menerima diri secara utuh. Bagaimana tidak? Seakan-akan dunia ini dipenuhi oleh standar sempurna yang harus kita penuhi. Jika tidak memenuhinya, seakan-akan nilai kita berkurang sebagai manusia. Mulai dari bentuk fisik, kemampuan finansial, pencapaian hidup dan banyak lagi. Padahal setiap manusia adalah unik dan punya keindahannya masing-masing

Berhenti membandingkan diri dan mulai bersikap baik pada dirimu. Salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengucapkan hal-hal positif pada dirimu sendiri dan ucapkan setiap pagi dan malam saat kamu bercermin. 

Terkadang kita memang sering mengutamakan orang lain dibanding diri sendiri. Pikiran kita dipenuhi tuntutan bahwa kita harus bisa menyenangkan dan berbuat baik pada orang lain. Tentu itu tidak sepenuhnya salah, namun dirimu juga berhak untuk dimaafkan dan diperlakukan dengan baik agar tenang hatimu, agar damai hidupmu. Ketika kita sudah merasa bahagia dengan dirimu sendiri, percayalah bahwa kamu akan lebih mudah menyebarkan kebahagiaan itu pada orang lain

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu