kekerasan dalam hubungan

Beberapa Film Ini Memotret Kekerasan Dalam Hubungan

Inspirasi Hati

Urbanwomen – Dalam sebuah hubungan, seringkali kita menemukan adanya tindak kekerasan baik secara fisik maupun secara verbal. Untuk menolak adanya kekerasan dalam hubungan terutama pada perempuan berbagai kegiatan terus dilakukan. Berbagai kampanye digaungkan untuk menekan kekerasan terhadap hubungan yang hingga kini kasusnya masih seperti gunung es, yang terungkap hanya bagian kecil saja. Termasuk melalui film mengenai kekerasan dalam hubungan.

Berikut film-film yang memotret kekerasan dalam hubungan, check this out yes sister

1. Posesif (2017)

Film ini memperlihatkan hubungan rumit antara Lala (Putri Marino), siswi SMA yang juga atlet lompat indah, dan Yudhis (Adipati Dolken), seorang siswa baru di sekolahnya. Kisah mereka digambarkan dengan simbol penguin, yang merepresentasikan kecintaan Lala pada olahraga air dan juga mewakili persona dari Yudhis, melihat penguin adalah binatang yang setia pada pasangannya, karena seumur hidupnya hanya mempunyai satu pasangan.

Awalnya, hubungan Lala dan Yudhis terlihat manis seperti layaknya pasangan remaja yang baru saja jatuh cinta. Perasaan bahagia hingga melayang-layang digambarkan dengan baik melalui adegan slow motion Lala yang melompat dari ketinggian. Tetapi kemudian mulai ada tindak kekerasan dari Yudhis pada Lala. Dari mulai kekerasan fisik hingga psikis yang ia terima dari Yudhis.

2. Ada Apa Dengan Cinta (2002)

Apa kamu masih ingat dengan tokoh Alya yang diperankan oleh Ladya Cheryl dalam film Ada Apa dengan Cinta? Alya merupakan salah satu anggota geng cinta yang memiliki sikap paling dewasa. Ia tumbuh lebih dewasa dari usianya karena mempunyai latar belakang kekerasan dalam keluarga. Sifat Alya ini dipicu karena latar belakang keluarganya yang berantakan.

Ayah Alya diceritakan sebagai seorang suami yang suka memukul istri dan anaknya. Karena itu, Alya cenderung pendiam dan sering melamun. Ketika Cinta sibuk dengan Rangga, Alya yang merasa ditinggalkan oleh teman-temannya, mencoba bunuh diri. Adegan ini membawa pesan bahwa kekerasan yang terjadi dalam hubungan pasangan yang sudah menikah bisa berdampak buruk pada anak.

3. Raksasa Dari Jogja (2016)

Tak jauh berbeda dari yang dialami Alya di Ada Apa Dengan Cinta, Film Raksasa dari Jogja juga menunjukkan dampak buruk dari kekerasan dalam hubungan rumah tangga. Mengisahkan tentang Bian (Karina Salim) yang cantik, memiliki rumah elit di Jakarta dan pacar yang tampan. Namun realitanya, sangat berbeda. Sejak kecil, Bian selalu hidup dalam ketakutan. Sang Papa yang dikenal orang sebagai seorang politikus terhormat, sering melakukan KDRT terhadap Mamanya.

Belum lagi perselingkuhan pacarnya, Pras dengan Letisha sahabat Bian sejak kecil. Membuat Bian memutuskan untuk pergi meninggalkan rumah dan berkuliah di Jogja. Bian yang tinggal di rumah Bude bersama Kevin sepupunya, berubah jadi gadis pendiam dan selalu menutup diri. Ia bahkan selalu menolak ajakan pacar Kevin yang bermaksud untuk mengenalkan Bian dengan teman-temannya.

4. Age of Youth (2016)

Jika biasanya Drama Korea selalu identik dengan adegan romantis. Namun ternyata dalam beberapa drama terdapat adegan yang justru memperlihatkan sikap kekerasan dalam hubungan.

Dalam drama Age of Youth (2016) terdapat pasangan yaitu Jung Ye Eun (Han Seung Yeon) dan Go Doo Young (Ji Il Joo) yang awalnya memiliki hubungan baik-baik saja. Namun ketika Ye Eun menyadari kalau Doo Young adalah cowok dengan sifat matre, dia memutuskan untuk berpisah dengan Ye Eun.

Tapi, Doo Young tidak mau putus dari Ye Eun dan menculik Ye Eun, lalu membawanya ke kamarnya dan mengikat tangan Ye Eun. Bahkan Doo Young juga tidak segan memukul ketika Ye Eun tidak mau menuruti kemauannya.

Baca Juga: Dia Mendiamkanku Lalu Pergi, Aku Menyalahkan Diriku Sendiri

Nah itu adalah beberapa film yang memotret kekerasan dalam hubungan sister, kekerasan dalam hubungan tidak hanya akan berdampak pada korbannya saja. Namun juga bisa berdampak pada orang-orang terdekat, terutama jika sudah berumah tangga. Anak bisa jadi salah satu yang mendapatkan dampak negatif dalam tindak kekerasan dalam hubungan tersebut.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu