story-of-kale

Belajar dari Film Story of Kale : Apakah Hubungan Cintamu Sudah Sehat?

Inspirasi Hati

Urbanwomen – Sister sering gak sih kamu dengar kalau belajar itu gak harus dari buku aja? Soalnya perkataan itu betul adanya loh. Kamu bisa belajar dari manapun dan kapanpun, contohnya belajar dari film. 

Salah satu film yang bisa kamu tonton dan ambil pelajarannya adalah Film Story of Kale yang menceritakan kisah cinta Dinda dan Kale yang bertemu karena pekerjaan. Tapi film ini bukan berisi cerita kisah menye-menye percintaan. Ada berbagai pelajaran yang bisa dipetik dan diteladani dari film ini terutama tentang apakah selama ini hubungan asmaramu sudah sehat? Atau justru membawa sesuatu yang buruk tanpa disadari?

Terus pelajaran apa sih minsis yang bisa diambil dari film ini? Baca sampai habis ya sister, ini adalah pelajaran yang bisa kita ambil dari film Story of Kale:

1. Toxic Relationship yang tak di sadari

Sebelum bertemu dengan kale, Dinda sudah menjalin hubungan asmara dengan Argo selama 5 tahun. Dan suatu saat hubungan mereka diterpa masalah. Argo mengamuk dan membuat kerusuhan di konser yang Dinda naungi. Ada kerusuhan dan kekerasan yang terjadi. Selama berpacaran, Argo memang memiliki temperamen buruk dan sangat kasar. Tapi Dinda merasa tidak ada yang salah dalam hubungannya. Hal ini sering terjadi di dunia nyata, saat seseorang sudah terjebak dalam toxic relationship tapi tidak menyadarinya dan menganggapnya hal biasa.

Setelah berpisah dari Argo, Dinda mulai menjalin hubungan dengan Kale. Namun jalinan kasih tak sehat yang dialami Dinda sebelumnya, ternyata kembali dirasakan saat berhubungan dengan Kale. Hanya dengan pola yang berbeda.

Dinda merasa tertekan saat bersama Kale. Karena ia terlalu mengatur kehidupan Dinda dan merasa hal yang dilakukannya adalah sesuatu yang benar. Selama sekitar 1,5 tahun berhubungan itu, Dinda pun dengan pasrah menerima segala keputusan Kale.

2. Yang Bisa Menyelesaikan Masalah Dalam Dirimu, Hanya Kamu Sendiri

Dari awal film pasti kamu akan kesal dengan tokoh Dinda yang mau saja menerima sang kekasih yang bertindak kekerasan terhadapnya selama 5 tahun mereka berhubungan.

Tapi ternyata hal tersebut ada penyebabnya. Dinda, menganggap kekerasan dalam sebuah hubungan merupakan hal yang biasa karena melihat Ibu Dinda selama ini mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Namun, tetap bertahan atas dasar cinta. Yang membuat Dinda menganggap kekerasan dalam sebuah hubungan itu wajar.

Tapi kemudian, Dinda pun sadar akan hal tersebut dan ingin mengakhiri hubungan dengan Kale. Ia berpikir bahwa ada yang harus diselesaikan dengan dirinya sendiri, sebelum menjalin hubungan. 

3. Jangan bergantung pada orang lain, kebahagiaan ada di tanganmu sendiri

Lain lagi dengan Kale yang mampu menerima pasangannya meski telah berselingkuh. Hal tersebut juga efek dari hubungan bersama kedua orang tuanya. Kale yang selama ini diabaikan oleh orang tuanya, merasa Dinda adalah satu-satunya orang yang bisa memberikannya perhatian dan kasih sayang.  Ia pun mulai ‘bergantung’ pada Dinda.

Kale menjadikan Dinda sebagai pusat kebahagiaannya, ia merasa hidupnya tak akan bahagia jika tidak bersama Dinda. Secara tidak langsung selama ini ada banyak pasangan yang merasa demikian. Menggantungkan harapan, kebahagiaan pada pasangannya. Padahal hanya kita yang bisa membahagiakan diri kita sendiri. 

4. Dalam hubungan komunikasi itu penting

Komunikasi adalah salah satu pilar penting yang harus dibangun dan dipertahankan dalam hubungan asmara. Namun dalam film ini, dua hubungan asmara yang dijalani Dinda tak memiliki komunikasi yang baik. Dinda dan Argo yang sudah 5 tahun menjalin hubungan akhirnya kandas salah satunya karena faktor kurangnya komunikasi yang baik bersama pasangan. Semua masalah diselesaikan dengan kekerasan.

Sama halnya dengan hubungan Dinda-Kale. Dari awal meski bersama, keduanya tak saling jujur. Kale tak tahu soal trauma Dinda dengan orang tuanya. Demikian juga dengan Kale yang tak terbuka mengenai masalahnya dengan Dinda. Semua terjadi karena tidak ada komunikasi yang baik. Semuanya baru terungkap di akhir, saat hubungan keduanya sudah tak baik-baik saja. Barulah Kale bisa melepaskan Dinda. Setelah semua kejujuran terungkap. 

Baca juga: Hati-hati dengan Gaslighting Sebagai Bentuk Kekerasan Emosi

Itu adalah beberapa pelajaran yang bisa diambil dari film Story of Kale ya sista, gimana? apa hubungan asmara mu yang sekarang sudah sehat? atau kisahmu justru mirip hubungan Dinda dan Kale? semoga kita bisa benar-benar belajar ya sista.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu