Berani Untuk Memilih

Inspirasi Hati

Kadang kita terlalu takut untuk memulai sesuatu, dengan apa yang sudah dimulai, bahkan mungkin untuk memutuskan sesuatu. Misalnya kita

  1. Terlalu takut untuk memulai sesuatu –> Don’t be afraid to try

dalam hal pekerjaan, kita ga berani keluar dari zona nyaman kita, padahal kita mempunyai keingininan mencari hal yang baru, mencari pengalaman baru dalam dunia kerja bahkan mungkin ingin meningkatkan karir. Tapi karena rasa takut kita yang begitu besar akhirnya rasa ingin itu kalah. Akhirnya kita hanya bisa berandai – andai. Coba deh kalau kita bisa ngalahin rasa takut kita dengan ke inginan kita, dalam mencoba gak semua berjalan mulus, namanya hidup pasti ada batu kerikil yang menyakitkan. Tapi karena batu kerikil itu kita jadi bisa belajar. Gimana cara mengatasi si “batu” itu. Perlu diingat Manusia belajar dari kesalahannya sendiri, dari situ dia akan menemukan solusinya sendiri. Kalau kita gak pernah salah berarti kita gak pernah belajar untuk memperbaiki diri. So… Don’t be afraid to try.

 

  1. Takut berhubungan sesama makhluk sosial –> Be Positive …

misalnya kita memulai suatu hubungan, kita terlalu takut kehilangan pasangan, takut di khianati, yang akhirnya tanpa sadar kita mengeluarkan sifat – sifat negatif yang membuat pasangan kita gak nyaman, dan akhirnya bisa saja hubungan itu kandas. Kita terlalu takut berteman, takut dikhianati oleh pertemanan, selalu berfikiran negatif dengan orang lain dan akhirnya kita menutup diri kita dari orang – orang disekitar kita. Dan itu sangat tidak baik, karena kita hidup di dunia ini harus bersosialisasi. Percaya gak percaya kehidupan itu misteri, gak ada yang pernah tau kedepannya kita akan jadi seperti apa. Yang perlu kita lakukan adalah Jalanin dan selalu berfikir postif dalam hidup. Ada satu kutipan dari Adjie Silarus “ Kita terlalu sibuk menyesali masalalu dan memikirkan masa depan, padahal kita ada di masa sekarang”. Maksudnya adalah kita jangan terlarut akan penyesalan dan jangan terlalu takut akan masa depan, karena yang seharusnya dipikirkan adalah masa sekarang. So… Be Positive …

 

  1. Rasa takut memutuskan sesuatu –> No Regrets Just Lessons Learned

 kita terlalu takut untuk memutuskan sesuatu karena takut menyesal atas apa yang kita putuskan akhirnya kita hanya mengikuti alur kenyamanan kita yang sebenernya kita juga gak nyaman hanya karena takut akan hasil dari keputusan kita sendiri. Kita harus berani mengambil keputusan dalam hidup, apapun hasilnya, baik atau buruk kita harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah kita pilih. ada satu motivasi yang pernah di share oleh urban women “No Regrets Just Lessons Learned” tidak ada penyesalan hanya ada pelajaran.

Saya akan ambil dari kisah goblin, Goblin seorang pendekar yang dikutuk oleh dewa untuk hidup abadi beratus – ratus tahun sampai dia menemukan pengantinya yang ditentukan dewa untuk mengakhiri ke abadiannya. Namun pada akhirnya sang goblin jatuh cinta pada pengantinya sehingga memilih untuk tetap hidup abadi, meskipun pada akhirnya pengantinnya akan tetap mati,  sementara dia, tidak tahu kapan dia bisa mengakhiri hidupnya. Namun goblin tidak pernah menyesal atas apa yang telah dia pilih

Inti dari kisah ini adalah Sang Goblin menentukan sendiri akan hidupnya meskipun sudah ditakdirkan oleh dewa sekali pun. Dia tetap yang menentukan hidupnya dan tidak menyesali atas apa yang sudah dia pilih. Dan yang harus kita petik adalah. Hidup kita adalah kita yang menentukan, tidak ada satu orang pun yang bisa menentukan hidup kita, “Life is a Choice” Hidup adalah pilihan, kita harus berani memilih dan menentukan hidup kita denga berani bertanggung jawab dengan apa yang sudah kita pilih. Sesuai dengan Tema Urbam Women bulan ini My Life My Choice, My Mistake My Lesson. Jadi Kita harus bisa melawan rasa takut kita dalam hal apapun, harus bisa menentukan atau memutuskan sesuatu hal dalam hidup kita, dan harus berani untuk gagal, karena dari Gagal kita bisa belajar untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. So… Don’t be afraid to try, Be Positive …, No Regrets Just Lessons Learned.

 

 

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu