Apakah Tetap Memfollow Mantan di Media Sosial Itu Sehat?

Apakah Tetap Memfollow Mantan di Media Sosial Itu Sehat?

Blog

Urbanwomen – Salah satu bentuk dari berdamai dengan masa lalu adalah menghentikan kontak langsung dengan mantan. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memutuskan hubungan dari mantan, contohnya seperti mengembalikan barang-barang yang telah mereka berikan, membuang foto bersama mantan agar kamu lebih mudah move on, dan masih banyak lagi. Namun, bagaimana kalau kita masih follow mantan di media sosial? Apakah baik untuk kesehatan mental kita? Jawabannya adalah, apakah kamu sudah move on dari hubungan tersebut atau belum? Apakah keadaan emosionalmu baik-baik saja? Di bawah ini, beberapa ahli akan menjabarkan apakah memfollow mantan di media sosial itu hal yang baik.

Mari kita perjelas disini, bahwa tetap memfollow mantan setelah hubungan berakhir malah akan membuatmu mengingat-ngingat masa lalu. Jadi, jika kamu belum melupakannya, mungkin bukan ide yang bagus untuk membiarkan kamu melihat bagaimana kehidupan mantan pasca putus. Penyembuhan dari putus cinta akan jauh lebih mudah ketika kamu tidak memperhatikan update-an mantanmu setiap hari, apalagi jika kamu melihat mereka memposting foto dengan gebetan barunya. “Sebagai pengingat, melihat bagaimana kehidupan mantan setelah putus akan membuat kamu lebih sulit move on,” kata Psikolog klinis Dr. Joshua Klapow, Ph.D. “Akhirnya kamu hanya terjebak pada kenanganmu dengannya dan kamu tidak bisa move on.”

Tanyalah pada diri sendiri, “Bagaimana perasaanku saat melihat postingan mantanku?” Jika kamu tidak peduli atau suasana hatimu tidak berubah menjadi negatif setelah melihat, mungkin bukan masalah jika kamu tetap memfollow mantan di media sosial. Menurut pekerja sosial klinis berlisensi Bu Melanie Shapiro mengatakan bahwa jika melihat foto terbaru mantanmu atau status terbaru mantanmu dapat memicu perasaan depresi atau kecemasan, dan kamu tidak dapat mengatur suasana hatimu, sebaiknya kamu berhenti memfollow mantanmu di media sosial.

Salah satu masalah yang terdapat di media sosial adalah bahwa apa yang terjadi di media sosial, sangat bertolak belakang dengan yang terjadi sebenarnya. Oleh karena itu, Klapow mengatakan bahwa update-an mantanmu mungkin hanya menampilkan kebahagiaan palsu pasca putusnya denganmu. “Hasilnya adalah pengaruh pada emosi yang tidak sepenuhnya didasarkan pada kenyataan,” tambahnya. “Waktu, jarak, dan kemajuan dalam hubungan baru dapat menjadi senjata bagi mantanmu untuk membuat kamu cemburu. Maka sebaiknya berhenti memfollow mantan di media sosial!” tegasnya.

Saat kamu masih memfollow mantan, Klapow menyarankan untuk bertanya pada diri sendiri mengapa kamu masih memfollow mereka. Jika jawabanmu, “Hanya untuk melihat apa yang sedang mereka lakukan” atau “Untuk memastikan mereka baik-baik saja”, kamu berarti hanya ingin berteman dengan mereka. “Jika kamu mendapati dirimu memeriksa aktivitas mereka beberapa kali seminggu, kamu mungkin terjebak pada masa lalu dan membuatmu sulit untuk maju” kata Klapow. “Harapan palsu, obsesi, keinginan untuk dalam hidup mereka bukti kamu sulit move on. Sulit memang melupakan mantan, tapi dengan tetap saling follow mantan di media sosial akan menambah waktu untuk move on.”

“Memberi makan rasa sakitmu adalah cara untuk tetap berada dalam hubungan karena kamu ingin terus menghadapi mereka atau membicarakannya, padahal sudah berakhir,”  jelasnya. “Jadi, jika salah satu dari kalian membuat drama, saling menjauhi media sosial adalah suatu keharusan. Postingan itu akan hidup selamanya, dan drama putus cinta akan selalu menghampiri kamu.”

Walaupun para ahli setuju bahwa menghapus mantan dari media sosial bisa menjadi langkah sehat, bukan berarti kamu tidak boleh memfollow mantan nantinya. Jika kamu sudah tidak ada rasa pata hati, kamu bisa saling berteman. Menurut Shapiro, jika memfollow mantan tidak membuatmu merasa cemburu, kesal, sedih, marah, atau berdampak negatif pada kondisi mental atau emosional mu, maka memfollow mantan bukan hal yang salah.

Baca Juga: Inilah Cara yang Tepat untuk Berhenti Memikirkan Mantanmu

Jadi, coba tanya pada dirimu sendiri? Apakah kamu sudah berdamai dengan masa lalumu dan kamu siap untuk berteman dengan mantan?

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu