Perempuan pandai berinvestasi

Menjadi Perempuan yang Pandai Berinvestasi

Blog

Urbanwomen – Sebagian besar orang tentu sudah mengetahui bahwa investasi merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjamin kesejahteraan keuangan. Dan dalam hal keuangan, perempuan merupakan makhluk yang paling rajin menabung dibandingkan dengan laki-laki karena memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap masa depan. Setuju? Yah, namun tak sedikit pula perempuan yang belum tahu bahwa seberapa besar idealnya mereka harus berinvestasi. Karena masing-masing seseorang memiliki kebutuhan dan tujuan keuangan yang berbeda-beda, maka menentukan jumlah investasi yang tepat bukan perkara mudah.

Investasi berdasarkan usia

Bahkan hal ini diakui oleh perencana keuangan dari Zelts Consulting, yang mengatakan bahwa menentukan nilai investasi yang ideal bagi setiap perempuan merupakan hal yang sulit karena sangat tergantung dari tujuan keuangan masing-masing. Namun, meski demikian jumlah dan kemampuan investasi yang ideal bisa dilihat berdasarkan kategori usia. Ia menjelaskan untuk perempuan di usia 25 tahun (first jobber, single), mempunyai kemampuan berinvestasi sekitar 10-30 persen dari penghasilan. Biasanya tujuan keuangannya lebih bersifat jangka pendek, seperti DP kendaraan, biaya pernikahan, liburan, dan lain-lain.

Sedangkan pada usia 30 tahun, jumlah investasi perempuan cenderung menurun menjadi 10 persen. Hal ini bisa terjadi karena kebutuhan rumah tangga sudah mulai meningkat. Tapi, secara nominal menurun namun, tidak terlalu besar karena penghasilan yang didapatkan juga sudah meningkat dan jadi double dengan penghasilan pasangan. perempuan berusia 30 tahun yang sudah menikah dan punya anak tujuan keuangannya saat ini tidak lagi soal urusan pribadi atau perabotan rumah tangga, tapi lebih mengutamakan soal pendidikan anak.

Berbeda lagi halnya dengan perempuan berusia 40 tahun yang kehidupannya jauh lebih matang dari segi karir maupun keuangan. Dalam berinvestasi, perempuan dengan usia 40 tahunan bisa berinvestasi dalam jumlah yang lebih besar, yakni sekitar 20-25 persen dari penghasilan. Bahkan bisa lebih tinggi lagi jika kebutuhan hidup sudah ditanggung bersama pasangan. Biasanya pada level ini, tujuan investasinya adalah lebih banyak untuk persiapan pensiun haji, dan kebutuhan jangka panjang lainnya.

Berkomitmen dalam berinvestasi

Setelah mengetahui seberapa besar idealnya perempuan dalam berinvestasi, langkah selanjutnya adalah berkomitmen menjalaninya. Hal utama ini perlu diperhatikan agar bisa berkomitmen secara rutin, anda harus mempunyai tujuan keuangan yang jelas dan tepat. Jika hanya sekedar menabung untuk masa depan atau supaya punya uang lebih, itu bukan tujuan yang jelas dan tidak cukup kuat. Karena nantinya pasti akan kalah dengan godaan membeli gadget baru, belanja, dan hal menyenangkan lainnya. Agar lebih konsisten dalam berinvestasi sebaiknya anda juga harus menyiapkan dana cadangan terlebih dahulu. Dana cadangan adalah dana yang dimiliki untuk tujuan darurat. Jika nanti ada keperluan mendadak dana darurat bisa kita andalkan, sehingga tidak mengganggu setoran investasi. 

Baca Juga: Menikahlah Disaat Kamu Siap Bukan Disaat Kamu Ingin

Terkadang banyak orang yang mengalami kegagalan dalam proses investasi karena mereka tidak berani berkomitmen dengan alasan takut ada apa-apa. Hal ini memang wajar, namun sebagai perempuan yang memiliki naluri peduli untuk masa depan tentu saja investasi adalah pilihan yang tepat selain menabung. Anda bisa bayangkan jika sebuah investasi ini dapat memberikan kesejahteraan keluarga di masa yang akan datang, tentu saja hal ini bisa menjadi kebahagiaan yang tak ternilai. Yuk, menjadi perempuan yang pandai berinvestasi, karena sekecil apapun investasi anda akan sangat berarti untuk masa yang akan datang, daripada tidak sama sekali.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu