Buku Berdamai dengan Takdir, Tentang Memahami Kehidupan

Buku Berdamai dengan Takdir, Tentang Memahami Kehidupan

Buku

Urbanwomen – Halo Urbanesse, siapa yang diantara kalian hobi membaca buku? Buku seperti apa sih yang kalian suka, Urbanesse? Kali ini, Urban Women akan merekomendasikan buku berjudul Berdamai dengan Takdir yang isinya mengenai seni meredam stres, merawat batin, dan memahami kehidupan agar lebih bahagia. Ditulis oleh Sony Adams yang lahir di tahun 1988. Ia menamatkan beberapa tahun di sebuah fakultas sains di Universitas Gadjah Mada, membuatnya belum puas dan memilih untuk menekuni dunia tulis menulis dan sastra. Ia telah menulis belasan buku berkaitan dengan psikologi, alam jiwa atau dunia batin. 

Saya merekomendasikan buku ini karena dengan membacanya, kita dapat belajar untuk menghadapi segala hal yang berkaitan dengan takdir secara sederhana dan lapang dada. Salah satu quotes yang menurut saya menarik di dalam buku ini adalah “Anda tidak harus hidup untuk orang lain, Anda tak perlu membuktikan apa-apa  yang dituduhkan oleh orang lain, tetap Anda cukup harus fokus pada tujuan hidup Anda”. Tetap fokus menjadi kunci utama yang harus ada di dalam diri kita.

Ketika membaca, saya tertarik dengan bagian ke-VI dalam buku ini yang membahas mengenai “Menangis Boleh, Menyerah Jangan”. Ini karena dalam hidup, kita sering kali merasa sedih ketika mendapatkan nilai buruk di sekolah, kehilangan pekerjaan, bahkan kehilangan orang yang dicintai. Pada bagian ini, Buku Berdamai dengan Takdir akan menjelaskan beberapa tahapan yang akan dialami ketika kita merasa gagal atau sedih. Sony Adams akan menjelaskan melalui beberapa cerita sederhana dan relate dengan kehidupan sehari-hari, sehingga membuat kita lebih mudah mengerti tentang maksud, tujuan, serta pembelajaran yang bisa diambil.

Kemudian, pada ada pembahasan lain yang menurut saya juga menarik yakni pada bagian ke-X yakni Q & A. Penulis menyimpulkan beberapa pertanyaan dari segelintir orang tentang apa yang mereka belum mengerti dalam kehidupan ini. Beberapa pertanyaannya seperti:

  1. Kalau ditanya, mengapa saya merasa bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini?
  2. Apakah sekarang adalah masa depan yang kita impikan pada masa lalu?
  3. Kenapa mudah mencela orang lain, tapi sulit mencela diri sendiri?
  4. Benarkah menikah selalu menjamin kebahagiaan?
  5. Bagaimana cara menerima kenyataan pahit dalam hidup?

Baca Juga: Ayo Membaca Buku Bersama Anak

Masih banyak hal menarik serta pertanyaan yang akan dibahas di buku ini, sehingga kita dapat belajar dan introspeksi kepada diri sendiri tentang kehidupan yang kita jalani saat ini. Bagaimana Urbanesse? Tertarik untuk baca buku ini? Yuk, setidaknya sempatkan membaca setiap hari ya agar ilmu kita bertambah.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu