Family Man

Hiburan

Haii urbaness…sudah nonton Family man ?? disini saya akan mengulik kisahnya sedikit.

 

Berceritakan tentang Dane Jensen ( Gerard Butler )  seorang headhunter yang bekerja pada agency Blackrock Recruiting. Dane adalah orang yang sanga pekerja keras, dia bisa menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja. Karena sebagian besar waktunya dihabiskan dikantor, yang mengakibatkan dia tidak mempunyai waktu untuk bersama keluarga intinya yaitu istri dan anaknya. Dane seperti itu karena dia ingin yang terbaik untuk keluarganya. Pada suatu ketika Dane dihadapkan oleh situasi yang sangat sulit. Anakya yang pertama berusia 10 tahun Ryan Jensen ( Maxwell Jenkins ) terkena penyakit yang serius yaitu kanker.

Saat Ryan berada di Rumah Sakit, Dane sering mengajak Ryan mengelilingi kota, saat itu kondisi Ryan tidak terlalu buruk. Mereka mengelilingi kota untuk melihat gedung – gedung kuno yang memiliki arsitektur unik. Hampir setiap malam Dane menyediakan waktunya bersama Ryan untuk melihat gedung – gedung yang unik, tidak hanya melihat gedung saja, tetapi Dane menjelaskan sejarah terbentuknya gedung itu kepada Ryan.

Pada saat Keluarga besar Dane merayakan Thanks Giving, Dane bertengkar dengan Elise ( Gretchen Mol ), karena Elise tidak menyukai sikap Dane yang menerima telfon dari Bosnya. Menurut Elise Dane tidak bisa mengatur apa yang harus dia prioritaskan. Tapi Dane juga mempunyai alasan kenapa dia mengangkat telpon dari bosnya, dikarenakan Dane bekerja tidak mencapai target yang di tentukan.

Sampai pada suatu titik kondisi Ryan sangat memburuk, dia Koma. Dokter mengatakan Ryan membutuhkan orangtuanya disaat kondisi seperti ini. Akhirnya Dane memutuskan untuk lebih banyak bekerja di Rumah Sakit. Disaat Ryan koma Dane menerima kabar buruk dari kantornya, Dane dipecat karena dia membantu temannya yang bernama Lou ( Alfred Molina ). Dane merasa sangat frustasi. Dia berbohong kepada istrinya tentang pemecatan dirinya dari kantor. Dane lebih banyak menyendiri, sampai akhirnya dia bertemu perawat rumah sakit yang bertama Antoine ( Dwain Murphy ). Antoine menceritakan kepada Dane apa yang terjadi pada saat proses operasi, pada saat proses operasi Antoine bertugas untuk mengajak berbincang pasien yang sedang melakukan proses operasi supaya pasien tidak tegang atau takut. Saat itu Antoine bertanya kepada Ryan, “Ryan tempat apa yang paling kamu suka diseluruh dunia? “.  Ryan menjawab, “Rumahku, disitu ada tangga yang memberitahuku ketika ayahku pulang bekerja, karena hanya dia ( Ayah ) yang biasa membunyikannya sekeras itu, dan ketika dia tau lampu kamarku masih menyala, dia akan menghampiriku, ayah selalu bekerja sampai larut malam sehingga aku selalu membiarkan lampu kamarku menyala dengan alasan aku senang menggambar, sebenarnya aku hanya ingin bertemu dengannya”. Setelah Antoine selesai bercerita Dane bertanya kepada Antoine, “Apa dia bercerita apa pekerjaanku ?”, Jawab Antoine “ ya, dia (Ryan ) bilang ayahku mencarikan pekerjaan untuk ayah ayah yang lain supaya mereka bisa menghidupi keluarganya. Setelah mendengar pernyataan itu Dane sangat terharu.

Saat Dane menerima telepon dari Istrinya, dia (Dane) sangat takut dengan kondisi Ryan yang sangat Drop, Dane langsung menuju Rumah Sakit, dan sampai Rumah Sakit Dane mendapatkan Ryan sudah Sadar dari Komanya. Dane sangat bersyukur sekali karena Ryan sudah membaik. Akhirnya Dane berkata Jujur kepada Istrinya tentang pemecatan dirinya, dan sang istripun menunjukan sikap yang tidak biasa, dia(istrinya) sangat senang sekali karena suaminya dipercat. Karena menurtu Elise selama Dane bekerja dia(Dane) tidak bisa mengatur apa yang harus di prioritaskan.

Dan akhirnya Ryan pun sembuh, Dane memulai bekerja dirumah, memulai dari awal usaha baru sebagai Head Hunter bernama “Jensen Group Recruiting” . Tanpa disangka teman Dane yang bernama Lou menelpon, meminta dane untuk mencari karyawan baru untuk dikantornya, dan Lou tidak akan bicara (memberikan Job) kepada siapapun kecuali Dane. Dan Dane Pun sekarang sudah bisa membagi waktunya, dia sudah bisa membedakan mana yang harus diprioritaskan mana yang tidak.

 

Nah.. Ladieeess.. dari cerita film diatas mungkin kita bisa sedikit ambil hikmahnya ya “Keluarga tetap nomor satu” . Karena waktu tidak akan bisa di ulang kembali, maka hargailah waktu bersama keluarga selagi kita bisa.

tidak bermaksud menggurui ya ladiess, hanya saran saja 😉

Sampai disini dulu ya ladieess,,, have a nice day…:))

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu