Bisnis Salon Wanita Dibuka di Era New Normal, Begini Cara Saya Agar Tetap Aman

Memasuki masa New Normal, beberapa kegiatan sudah boleh dilakukan kembali secara bertahap. Tidak hanya itu, tempat umum juga sudah perlahan-lahan dibuka kembali. Salah satunya adalah usaha salon yang saya miliki ini.

Saya sadar kondisi saat ini masih belum aman 100%. Apalagi, kegiatan di salon sudah pasti bersentuhan langsung dengan pelanggan. Untuk mengatasinya, saya mencoba dengan beberapa cara sehingga saya tetap aman.

Prioritas pertama, saya harus lebih selektif dan tidak sembarang menerima pelanggan yang datang mendadak atau tanpa janji.

Untuk itu, di pintu masuk salon, saya cantumkan kalau pelanggan ingin ke salon harus buat janji 24 jam sebelumnya.

Hal ini penting, sebab sekarang saya harus membatasi interaksi agar tidak terlalu lama. Selanjutnya, saya sampaikan juga pelanggan harus mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker dan membawa air minum sendiri.

Selain itu, saya juga menanyakan apakah kondisi mereka sedang kurang fit atau tidak. Jika mereka sedang flu, demam atau batuk, saya akan menolak secara halus dan menyarankan agar mereka tidak usah datang ke salon terlebih dahulu atau reschedule.

Kedua, saya masih membatasi layanan perawatan wajah dan kecantikan. Salah satunya, saya belum melayani facial karena akan ada banyak sentuhan langsung dengan kulit.

Yang ketiga, saya pastikan membatasi jumlah pelanggan. Dalam satu kali layanan, saya hanya mengizinkan 2 orang saja secara bersamaan.

Meskipun pemasukan masih minim, setidaknya bersyukur bisnis salon saya mulai beroperasi lagi. Mungkin urbanese juga ada yang merasakan dampak sama terhadap bisnisnya. Percayalah kesabaran akan berbuah manis.

Bisnis boleh berjalan, tapi usahakan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan keselamatan diri sendiri. Stay safe everyone!

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu