menabung asik tanpa membuatmu tertekan

Menabung Asik Tidak Membuatmu Tertekan

Gaya Hidup

Menabung dalam defenisi sebenarnya adalah uang yang Anda simpan untuk masa depan nanti, jadi bila Anda menabung untuk membeli barang, itu bukan menabung, ujung-ujungnya tapi konsumsi, jadi pos konsumsi ini harus ditegaskan.
Menabung yang gampang, adalah menabung yang tidak membuat mu tersiksa, dan membutuhkan sedikit pengaturan uang dan disiplin diri. coba lakukan ini

Pertama, profiling input – output keuanganmu.
Input: Karena ada perusahaan yang membagi cair nya hak mu berdasarkan tanggal, di kantor saya tanggal 10 uang makan turun, tanggal 25 itu gaji utama + tunjangan lainnya. Saya mengangap bahwa uang makan ini silahkan jangan di tabung, makan sesuai dengan budget uang makan. Saya menabung berdasarkan gaji utama yang diberikan tiap tanggal 25 itu, yang tanggal 10 saya anggap habis, kalaupun sisa untuk pengeluaran yang sifatnya hiburan.

ketika Anda seorang freelancer… ini akan sulit karena freelancer mempunyai upah yang tergantung seberapa laku Anda diperkerjakan, saran saya adalah ketika sedang “musim nya” dimana pemasukan Anda luar bisa besar, Anda harus membuat anggaran pengeluaran bulanan yang solid dulu, jadi Anda bisa membuat post pemasukan per bulan secara rata-rata pengeluaran. Misal: Anda di bulan satu bisa dapat 10juta, Anda tidak boleh mengatakan bahwa pemasukan tiap bulan Anda 10jt, bisa jadi bulan depan Anda tidak dapat project kan?

Output: pengeluaran mu harus dibagi menjadi 3,
Pengeluaran yang kalau tidak ada, kamu pasti susah untuk sehari hari , jangan lupa pengeluaran ini termaksud setoran ke istri untuk kebutuhan keluarga (kalau kamu berkeluarga) ,
Pngeluaran opsional dimana pengeluaran yang tidak wajib harus ada tiap bulan seperti pengeluaran hobi, lalu
Anggaran untuk menabung, ini 100% memang untuk menabung menyiapkan uang bukan untuk konsumsi. Jadi Anda punya 3 post pengeluaran
Saya ingatkan, buatlah anggaran yang masuk akal, tidak pesimis, tidak optimis, uang makan dengan 4 sehat 5 sempurna, bukan indomi nasi tiap hari, uang transport anggaplah biasanya kamu naik busway 3500/day x 2 tapu tetap Anda menganggarkan 1/3 bulan kamu akan pakai gojek/grab. Anggaplah Anda ada toleransi terboros per bulan, itu yang Anda pakai sebagai anggaran bulanan.

Kedua, setelah kamu tahu betul karakter input dan output mu, ini aturan mainnya

Jangan pernah berpikir untuk irit anggaran pengeluaran yang kalau tidak ada, kamu pasti susah untuk sehari hari. kalau kamu merokok, masukan rokok dalam anggaran ini dengan saran merokok lah rutin dengan jumlah yang sama dan wajar (walau saya pribadi menganjurkan Anda untuk tidak merokok) misal nyatanya dari pos anggaran pengeluaran ini Anda punya lebih, simpan untuk bulan depan atau masukan ke pos anggaran hobi Anda, tapi ingat hasil surplus yang tidak terduga, bukan Anda memaksakan diri irit pengeluaran pos ini, Anda pasti tersiksa atau melakukan hal anarkis seperti indomi 3x sehari. Kalau kamu sampai sakit karna penghematan mu, suatu saat kamu akan rusak, minimal lambung kamu jadi kena maag karena kebanyakan makan indomie.

Ketika Anda punya hobi mahal, tidak masalah selama Anda sudah menganggarkan batas pengeluaran per tahun, misal Anda punya hobi motor, dan Anda sudah batas limit per tahun 12 juta per tahun, Anda akan cicil 1juta per bulan. Tentu Anda tidak akan khilaf tiap bulan beli spare part untuk upgrade motor, tapi Anda bisa cicil tiap bulan sebagaian kecil gaji Anda tiap bulan, jadi pada waktunya Anda pengen “khilaf” misal 5 bulan Anda cicil anggaran hobu Anda, Anda punya uang 5juta untuk memenuhi hobi Anda dari hasil cicil pada bulan Anda tidak “mood” untuk belanja. Bila selama setahun penuh, Anda tidak belanja hobi dari uang yang Anda cicil untuk anggaran hobi, Anda bisa potong sebagian untuk pos tabungan lalu sebagian lagi untuk pos pengeluaran hobi tahun depan, atau terserah Anda misal Anda mau pakai uang hasil cicil hobi itu untuk tahun depan 100%, bebaskan hati Anda!

Pengeluaran untuk tabungan ini, adalah uang yang memang untuk ditabung, ini harus dianggap pengeluaran agar Anda tidak nakal cubit cubit uang yang ada di pos ini, sediakan rekening tabungan terpisah yang akan Anda autodebet ketika gaji Anda cair. lalu Anda harus “lupakan”. Seharusnya kalau kamu ikut aturan 1 dan 2 ini dengan baik, melakukan rules 3 ini mudah.

Dengan rules di atas, saya buat contoh:
Misal, sebut saja namanya Bagonk, pegawai swasta yang gajinya nett nya 5.5 juta.
Untuk hidup sehari hari, dia tahu kalau tiap bulan perlu 3 juta per bulan untuk bayar kost, makan 3x sehari, ongkos pulang pergi, pulsa, rokok (pengeluaran yang kalau tidak ada, kamu pasti susah untuk sehari hari) itu 3.5 juta per bulan paling boros, maka uang ini akan tetap ada di rekening utama untuk sehari hari tiap bulan.

Bagonk punya hobi PC building, dianggarkan oleh Bagonk “sekhilaf khilafnya gue, abis nya 12 juta” dalam sebulan dia sisihkan 1juta ke rekening khusus untuk pos ini (FYi: ada rekening khusus menabung yang tidak ada biaya adminnya.

Satu juta dari sisa anggaran pemasukan ini, inilah yang harus dibuat bagonk autodebet dipotong tiap bulan di tabungan berjangka, tabung ini akan memotong langsung tiap tempo tertentu dan dimasukan ke tabungan yang tidak dapat Anda sentuh sampai jatuh tempo.
Menurut saya, menabung yang gampang ketika Anda masih bisa menikmati hidup secara penuh, kalau kamu tersika, itu malah nyusahin.
NB: misal Anda kuliah dan harus membayar tiap semester, maka itu masuk di pos anggaran pengeluaran yang kalau tidak ada, kamu pasti susah untuk sehari hari. Misal tiap 6 bulan sekali bayar semesteran 7 juta, maka tambahkan 1,2jt per bulan di pos tersebut.
Sumber: Rihky Star Maruli

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu