Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Kita Jika Tidak Pernah Melakukan Peregangan

Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Kita Jika Tidak Pernah Melakukan Peregangan

Blog

Urbanwomen – Ada dua tipe orang di dunia ini, mereka yang tidak suka berolahraga dan mereka yang malas bergerak. Hidup sehat adalah pilihan dalam menjalani hidup.  Jika kamu menjadi orang yang tidak pernah melakukan peregangan, kamu mesti waspada nih. 

Memilih untuk menjalani hidup sehat dan rutin berolahraga itu memang bukan hal yang mudah. Kamu harus membangun niat yang benar-benar kokoh agar tidak berhenti di tengah jalan. Peregangan adalah salah satu olahraga penting untuk tubuhmu. Untuk memahami mengapa peregangan harus menjadi rutinitas semua orang, terapis fisik dan guru yoga Lara Heimann, mengatakan kamu harus terlebih dahulu memahami apa yang sebenarnya dilakukan oleh gerakan tubuhmu. Banyak orang percaya bahwa peregangan dapat memperpanjang ototmu, tetapi itu Cuma mitos. Sebaliknya, peregangan dapat memobilisasi dan memperpanjang jaringan ikat yang mengelilingi ototmu, memungkinkan keduanya dan persendianmu bergerak lebih bebas.

1.Peregangan membuat jaringan fasia jadi lentur

Penutup fasia adalah jaringan ikat yang merupakan anyaman di mana-mana yang berada di sekitar segala sesuatu di tubuh, termasuk ototmu,” kata Heimann. “Setiap kelompok otot memiliki sel otot individu dan ada fascia yang menutupi mereka, maka semua otot ini bersama-sama ditutupi dengan lebih banyak fasia.” Tanpa gerakan (dan peregangan khusus) untuk membentuk fasia ke ototmu seperti gips yang tidak dapat digerakkan yang membuat otot tidak berfungsi hingga kapasitas penuhnya. Peregangan dan yoga membuat fasia lebih lentur, bergerak bebas, dan elastis. “Kita harus memanaskan jaringan ikat melalui gerakan dan melalui beberapa peregangan yang berkepanjangan untuk memengaruhi perubahan,” katanya.

2.Tidak melakukan peregangan membuat otot bergerak terbatas

Oleh karena itu, jika kamu tidak bergerak, dan khususnya, saat kamu melakukan jenis gerakan yang sama berulang kali tanpa mengimbanginya melalui peregangan, kamu akhirnya merasa tegang. Peregangan adalah faktor yang memungkinkanmu beralih dari gerakan terbatas ke gerakan tanpa gangguan. Jika kamu melewatkan peregangan, tubuhmu merasakan nyeri ketika sudah selesai beraktivitas.

“Pada akhirnya akan ada konsekuensi karena persendianmu tidak digerakkan dalam seluruh rentang gerakannya, sehingga kamu mungkin akan menarik fasia dan melukai persendianmu,” kata Heimann. Keketatan di bagian tubuh mana pun dapat menyebabkan efek riak yang menyebabkan cedera yang bahkan tidak mendekati fasia yang tidak bisa digerakkan. Misalnya, pelari atau pengendara sepeda dengan fleksor pinggul yang ketat mungkin mengalami cedera lutut. Sementara itu, pelari dan pengendara sepeda yang tahu bahwa mereka cenderung memiliki pinggul yang kencang (dan meregangkannya) akan lebih mudah mencegah cedera ini. 

Itulah mengapa perdagangan sangat penting, tetapi Heimann menunjukkan bahwa dibutuhkan lebih dari itu untuk memiliki fasia yang sehat. Ini benar-benar tentang menggerakkan tubuhmu dengan cara yang paling beragam sehingga fasia-mu memiliki berbagai pengalaman yang mengajarkannya cara mendukung setiap gerakanmu. Peregangan bukanlah tentang melakukan split, ini tentang mempersiapkan tubuh untuk bergerak lebih bebas. 

Baca Juga: Saran Kegiatan Sehat yang Pas Bagi Para Pekerja Kreatif

Itulah mengapa sangat penting untuk peregangan, entah untuk hidup sehat atau hidup bebas yang menjadi pilihanmu. Peregangan akan sangat baik untuk kesehatan ototmu. Yuk, jangan lupa lakukan peregangan setiap 3 jam sekali saat kerja. 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu