Punya tabungan "ajaib"

Pentingnya Punya “Tabungan Ajaib”

Inspirasi Hati

Setelah memiliki penghasilan sendiri aku memutuskan untuk menabung. Ibuku selalu menasihati bahwa perempuan harus bisa mandiri secara finansial. Meskipun nanti ada pasangan yang memberi nafkah, sebaiknya tidak hanya bergantung pada suami. Malah, kalau bisa, saling dukung dan melengkapi.  

Awalnya aku sangat keberatan. Aku bukan tipikal yang suka menabung banyak. Dengan gaji yang tidak begitu besar biasanya aku hanya menabung 40% dari gaji dengan satu jenis tabungan saja. Sekarang aku sudah berumah tangga. Kondisiku sudah berubah 180 derajat. Kesadaran menabung itu menjadi lebih penting sehingga aku membuat jenis tabungan baru di luar kebutuhan rumah tangga. Tabungan cadangan ini aku namakan “Tabungan Ajaib”. Bagiku, perempuan harus punya tabungan cadangan yang akan membantu jika suatu saat membutuhkan dana besar yang dibutuhkan mendesak atau tak terduga.

Alasan utama aku menabung adalah karena suamiku tidak selalu peduli pada keadaan keuangan yang kurang meski di awal bulan kami selalu menentukan  pendapatan dan pengeluaran bulanan. Ada kalanya pengeluaran bulanan lebih besar karena ada kebutuhan mendesak, entah itu sakit atau hal lainnya. Sedangkan tabungan rumah tangga tidak selalu bisa diandalkan. Maka tabungan lain bisa digunakan dengan syarat diganti di kemudian hari.

Setelah berkeluarga jenis kebutuhan semakin kompleks karena bukan hanya soal bujet rumah tangga, tapi juga dana asuransi dan pendidikan anak harus dipersiapkan secara matang. Semula aku menyisihkan 15% untuk tabungan ajaib, tapi tabungan ini kami pakai untuk menambah biaya rumah dan persalinan. Aku selalu menganggap istri juga berperan lebih dalam mengatur keuangan. Seorang istri sekaligus ibu akan lebih sering bersama anaknya sehingga perilaku menabung ini menjadi role model yang bagi anak. Setelah memiliki anak aku menyimpan 5% penghasilan untuk berjaga-jaga di tabungan ajaib. Keadaan ini membuatku berpikir untuk melakukan usaha bersama suami, sehingga kami memutuskan untuk berbisnis hijab. 

Kami membangun bisnis ini dari tabungan ajaib. Sangat membantu, karena pada saat usaha mulai berkembang kami memutuskan untuk membeli kendaraan.

Hasil dari usaha itu kami kelola dengan mengembalikan modal awal ke asalnya dan menyimpan keuntungan untuk mengembangkan usaha kami. Selain itu aku tetap bisa menabung ajaib menjadi 15% kembali. Sampai sekarang aku tetap punya tabungan ajaib ini. Sebagai manusia, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. (*)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu