Jangan Sepelekan Keseimbangan Hidup dan Pekerjaan, Ini Manfaatnya

Jangan Sepelekan Keseimbangan Hidup dan Pekerjaan, Ini Manfaatnya

Blog

Urbanwomen – Bagi kamu yang sudah bekerja pastinya pernah stres dengan pekerjaan dan merasa bahwa sepanjang waktu dihabiskan hanya untuk bekerja. Beberapa orang berkutat lama-lama dengan pekerjaanya karena memang banyak yang harus diselesaikan. Akan tetapi ada pula yang memang sering berlama-lama di kantor untuk bekerja. Golongan orang-orang ini biasa disebut workholic.

Ada juga work-life balance. Bagi para pekerja pasti sudah tidak asing dengan istilah ini, work-life balance sendiri sebuah konsep bahwa waktu untuk bekerja dan waktu untuk memanjakan diri itu seimbang, tidak berlebihan. Saat ini sudah banyak perusahaan yang menawarkan work-life balance, dimana gaji bukan jadi prioritas utama. Work-life balance juga menjadi hal baru yang menjadi daya tarik para kandidat untuk melamar di sebuah perusahaan.

work-life balance atau keseimbangan pekerjaan dan hidup sangatlah penting untuk diterapkan, mengingat pekerjaan yang terlalu berat dan lama dapat memicu stres. Namun, bagi kamu yang tidak mendapatkan hak work-life balance dari perusahaan tak perlu berkecil hati. Karena pada dasarnya metode ini bisa kamu terapkan sendiri sebagai kebiasaan. Apa saja keuntungan menerapkan work-life balance atau keseimbangan hidup dan pekerjaan? Simak ulasan selengkapnya.

1.Lebih kreatif

Ketika waktu lebih banyak dihabiskan untuk bekerja daripada menikmati hidup, bukan hanya fisik saja yang terpengaruh, tetapi otak yang menjadi sumber kreativitas kita menjadi tumpul alias tidak kreatif. Saat terlalu lama bekerja, apalagi pekerjaan tersebut melibatkan kreatifitas, otak akan sulit untuk mengembangkan ide karena terlalu lelah dan dipaksa untuk berpikir kreatif. Kreatifitas itu akan datang ketika diri kita merasa bahagia karena dapat melakukan sesuatu yang disenangi, bukannya bekerja terus.

2.Mencegah stres

Bukan rahasia lagi jika beban kerja yang overload bisa memicu stres para pekerja. Bahkan, dampak terburuk dari hal ini adalah si pegawai memutuskan untuk mengakhiri pekerjaannya, dan hidupnya. Kasus ini banyak terjadi di negara Asia seperti Jepang yang sebagian banyak warganya memang workaholic dengan motivasi yang berbeda-beda. Ketika kita bisa mengatur waktu bekerja dan bersantai, stres pun dapat dicegah. Segala sesuatu itu mesti seimbang. Bahkan ketika mendapatkan pekerjaan yang terlalu santai pun bisa mengalami stres juga lho.

3.Lebih produktif

Kerja sampai lembur itu tidak produktif, karena kamu masih harus bekerja keesokan harinya. Menenggak minuman berenergi atau kopi agar kerja tetap produktif pun adalah cara yang salah. Cara tersebut hanya merusak tubuh dan efeknya hanya sementara. Agar kamu lebih produktif dan dapat menyelesaikan waktu bekerja dengan tepat waktu, mulailah membuat catatan berisi prioritas pekerjaan. Jika ada kerjaan yang cukup sulit, bisa kerjakan yang lebih mudah dulu.

4.Sehat rohani dan jasmani

Di balik produktivitas seseorang saat bekerja, pada tubuh dan pikiran sehat yang berperan utama. Ketika tubuh sedang fit dan prima, pekerjaan pun dapat dikerjakan dengan cepat dan terasa ringan. Coba bandingkan ketika kamu sedang pusing karena banyak pekerjaan dan tubuh kurang fit, pasti bekerja tidak akan menyenangkan dan pikiran hanya ingin cepat-cepat pulang.

Baca Juga: Mendidik Anak sambil Bekerja dengan Cara yang Sederhana

Itulah beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan ketika menerapkan keseimbangan pekerjaan dan hidup. Mulai saat ini cobalah menerapkan pola hidup sehat dan meluangkan waktu untuk beristirahat dari pekerjaan agar keseimbangan hidup senantiasa terjaga.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu