Mana yang akan Kamu Pilih? Impianmu atau Impian orang tua

Mana yang akan Kamu Pilih? Impianmu atau Impian orang tua

Blog

Urbanwomen – Saat kita kecil mungkin banyak orang yang bertanya, “Ingin jadi apa kamu setelah besar nanti?” Jawaban dari kita pasti bermacam – macam. Ada yang menjawab ingin jadi dokter, perawat, Polisi, Guru, Presiden dan masih banyak lagi. Seiring bertambahnya usia, impian itu berubah. Sebab kita menjadi lebih realistis dan banyak pertimbangan. Pertimbangan terkadang bukan berasal dari diri kita sendiri, tetapi juga bisa berasal dari desakan orang tua atau orang lain di lingkungan.

Mungkin kamu merasa bingung harus mendengarkan kata hatimu atau mengikut perkataan orang tuamu. Orang tua berhak untuk melindungi anaknya dari kesengsaraan jika dia memilih pilihan yang salah. Karena ketakutan tersebutlah terkadang orang tua suka memilihkan yang menurut mereka itu terbaik untukmu. Walaupun dari kasus yang terjadi, pilihan orang tua belum tentu disukai oleh anaknya.

Kamu merasa berhak untuk memilih jalan hidupmu sendiri. Sementara orang tua merasa mereka berhak melindungi anaknya dari kegagalan. Tidak ada salahnya dengan kedua hal tersebut. Walaupun mungkin kamu akan merasa jengkel karena mereka selalu ikut campur dengan keputusan yang akan kamu ambil.

Jika kamu bingung harus memilih impianmu atau impian orang tua, sebaiknya kamu simak beberapa pertimbangan berikut ini.

Dengarkan kata hatimu

Apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidup ini, hanya kamu yang tahu. Mau dibawa ke aman jalan hidupmu, hanya kamulah yang bisa memutuskan. Orang lain hanya bisa berpendapat. Tentu kamu harus menanggung segala konsekuensinya. Tapi, mana ada sih keputusan yang tidak ada resikonya. Karena setiap keputusan pasti akan menimbulkan reaksi yang berbeda. Akan selalu ada orang yang mendukungmu, dan akan selalu ada juga orang yang menentangmu. Tinggal bagaimana menunjukkan bahwa kamu bisa berhasil sukses dengan pilihanmu.

Berikan penjelasan kepada orang tua alasan kamu memilih impianmu

Mimpi itu ibarat janji yang harus diikrarkan. Kamu harus memberi tahu kepada orang tuamu apa sih sebenarnya yang menjadi impianmu. Jika mereka tidak menyetujuinya karena alasan tertentu, kebanyakan adalah karena takut anaknya gagal.

Bisa jadi takut anaknya hidupnya tidak terjamin, anaknya jatuh miskin, harapan anaknya tidak akan berjalan lancar, pokoknya banyak karenanya deh. Jalan satu-satunya adalah kamu harus membuktikan melalui tindakan. Karena berbeda pendapat bukan berarti kamu harus membenci mereka dan menjadi anak yang durhaka. Mungkin kamu akan dicap sebagai anak yang membangkang pada awalnya. 

Tetapi jika kamu mampu menunjukkan hasilnya kepada mereka suatu saat nanti, mereka aka tetangga dan memamerkan kesuksesan pada orang lain.

Kebanyakan orang sukses menentukan pilihannya sendiri

Seorang mahasiswa Harvard University pernah berkata kepada orang tuanya, “Suatu saat nanti aku akan tetap mendapatkan gelar itu”/ Bertahun – tahun setelah itu, benar saja dia mendapatkan gelar kehormatan di kampus, tempat dimana dia pernah memutuskan pilihan yang membuat orang tuanya marah. Yaitu dropped out dari kuliahnya. Dialah Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook.

Mungkin bukan hanya Mark yang sedikit membangkang pada awalnya. Sebut saja pendahulunya Bill Gates yang merupakan orang terkaya di dunia. Orang tuanya kecewa karena keputusannya untuk hengkang dari kampus demi sebuah project yang belum tentu membuat anaknya sukses.

Tidak ada perjuangan yang sia-sia jika kamu tetap bertahan pada pendirianmu. Artikel ini tidak menyuruhmu untuk menjadi anak yang pembangkang. Tetaplah hormati orang tuamu karena mereka yang membesarkanmu dengan penuh cinta.

Baca Juga: Jadi Lebih Baik, Ini 6 Langkah Mewujudkan Impian di Hidupmu

Jangan kamu menyesal jika di sisa akhir hidupmu kamu belum melakukan hal-hal yang kamu inginkan. Pilihan dan keputusan berada di tanganmu sendiri. Hanya kamu yang bisa menentukan mau dibawa kemana hidupmu nanti. Pilihlah dengan bijak.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu