Membangun Aspek Keseimbangan untuk Hidup yang Lebih Baik

Membangun Aspek Keseimbangan untuk Hidup yang Lebih Baik

Blog

Urbanwomen РBagaimana membuat bahtera yang takkan terhempas meski diterpa ganasnya badai. Itulah membangun kehidupan yang seimbang. Anda harus memastikan bahwa setiap bagian dari bahtera memiliki tingkat ketahanan maksimal agar tidak menjadi bumerang yang dapat mengakibatkan bahtera karam. Bayangkan jika hanya bagian depan dan samping yang diperhatikan, maka besar kemungkinan bahtera akan tenggelam akibat keroposnya bagian belakang. 

Hal ini pun berlaku dalam kehidupan kita. Setiap aspek dalam hidup harus seimbang sehingga saling menguatkan satu sama lain, jika beberapa aspek dalam hidup sempurna tetapi ada satu aspek yang tidak diperhatikan, maka yang akan terjadi adalah hilangnya keseimbangan hidup dan pada akhirnya mengakibatkan penderitaan yang muncul akibat kekurangan tersebut.

Makna keseimbangan hidup sebagai makhluk sosial

Sebagai makhluk sosial tentunya kita hidup berdampingan, baik bersama orang terdekat seperti teman, tetangga dan kerabat. Tentu saja keseimbangan adalah aspek utama untuk menuju keharmonisan dalam bermasyarakat. Hal ini bisa kita lakukan dengan senantiasa berbagi, saling menolong dan saling memberikan dukungan. Karena sebagai makhluk sosial kita memiliki peranan masing-masing, sehingga harus bisa saling melengkapi untuk menuju kerukunan dalam hidup.

Anda bisa mencoba meluangkan waktu sejenak dan coba menjalankan beberapa langkah untuk mencari tahu apa yang benar-benar anda butuhkan dalam hidup, sehingga bisa tercipta kehidupan yang seimbang, maka bersiaplah untuk berbahagia karena kehidupan yang baik sedang menanti anda. Menjalankan formula yang tepat untuk membangun kehidupan yang seimbang akan menjadikan anda bukan sekedar memperoleh keseimbangan tapi juga mencapai derajat yang lebih tinggi dan melambungkan anda ke derajat manusia yang lebih mulia. Berikut ini beberapa aspek yang bisa anda lakukan untuk membangun keseimbangan dalam hidup.

1.Merencanakan skala prioritas

Dalam membangun kehidupan yang seimbang, yang perlu anda cari tahu adalah aspek-aspek terpenting dalam hidup. Misalkan ada aspek spiritual, keluarga, pekerjaan, sosial, dan akademis. Jika kelima aspek ini adalah aspek yang paling penting dalam hidup anda, maka mulailah membentuk skala prioritas masing-masing. Jika diasumsikan anda memiliki kapasitas 100%m maka cobalah membagi kapasitas 100% tersebut kelima hal tersebut.

Biasanya ada mutualisme antara aspek-aspek tersebut sehingga bukanlah 100% dibagi lima, bisa jadi semua aspek tersebut memperoleh alokasi 100%. Sebagai contoh, jika kita memberikan proporsi 20% spiritual menjadi 100% tanpa harus mengurangi proporsi 80% yang menjadi miliki aspek lainnya. Caranya adalah dengan mendoakan setiap aktivitas kita yang dilakukan, baik dalam keluarga, bekerja, lingkungan sosial, maupun belajar, semata-mata untuk beribadah. Pada intinya adalah bagaimana kita bisa memaksimalkan aplikasi sehingga tidak ada lagi alokasi yang paling ideal dari komposisi alokasi yang anda pilih.

2.Manajemen waktu

Saat kita dihadapkan dengan berbagai tanggung jawab yang terbagi-bagi berdasarkan kategori aspek kehidupan, maka kita membutuhkan manajemen waktu yang lebih baik. Terkadang seseorang terperangkap dalam alokasi waktu yang salah karena tidak mengaturnya dengan baik. Misalnya, seseorang mengalokasikan waktu 18 jam/hari untuk bekerja, alih-alih bukannya kesuksesan yang ia dapat, tetapi resiko stress akibat mengalokasikan energi secara masif dan resiko kegagalan akibat tidak memperhatikan aspek lainnya dalam hidup. Pada akhirnya ia harus menghadapi problematika dalam keluarga, spiritual, dan sosial. Oleh karena itu anda harus bisa menguasai skill manajemen waktu yang baik, sehingga ini akan berdampak pada kehidupan yang seimbang.

3.Membuat planning yang baik

Jika kita membangun rencana yang baik maka kehidupan yang seimbang akan tercipta. Rencana yang baik bisa diperoleh dengan membangun tujuan berdasarkan kriteria, dengan planning yang baik yang meliputi semua aspek kehidupan kita, diantaranya; memenuhi kriteria kesatuan, koherensi, dan pengembangan. Maksud dari kesatuan ini adalah bahwa setiap rencana harus dapat disatukan menjadi satu kesatuan utuh yang memiliki kriteria umum yang sama sehingga tidak ada kontradiksi yang signifikan antara satu dengan yang lain. Selanjutnya adalah koherensi, yang dimaksud adalah setiap planning harus saling koheren dan tidak bertentangan satu sama lain, sehingga ketika kita mengajarkan suatu aktivitas tidak mengakibatkan aspek lain terbengkalai, meskipun kenyataannya kontradiksi itu tetap ada setidaknya harus diminimalisir.

4.Evaluasi secara reguler

Setelah anda melakukan usaha memabngun kehidupan yang seimbang, selanjutnya lakukan evaluasi secara berkala demi mengetahui hal-hal yang telah dicapai dan untuk memastikan apakah anda masih berada di jalan yang benar atau tidak. Evaluasi rutin merupakan salah satu cara terbaik agar keseimbangan hidup selalu terjaga, dengan demikian hal-hal positif yang dapat diperoleh dari keseimbangan hidup dapat terus dicapai hingga mengantarkan kita kepada keadaan yang lebih baik.

Baca Juga : Meraih Keseimbangan Hidup Buat Kamu yang Kuliah Sambil Kerja

Itulah beberapa aspek yang perlu diterapkan untuk membangun kehidupan yang seimbang. Jika anda benar-benar ingin berdamai dengan keadaan, kini saatnya anda harus membangun dan menjaga keseimbangan tersebut hingga dapat tercipta  kehidupan yang lebih baik. Meskipun setiap manusia memiliki kelemahan, percayalah bahwa membagi dan mengukur segalanya dalam hidup akan berbuah manis di kehidupan anda. Semoga kalian bisa menyeimbangkan hidup.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu