Menabung untuk membeli barang

Membiasakan Menabung untuk Membeli Barang Impian

Gaya Hidup

Aku suka sekali menabung. Sejak kecil aku sudah diajari menabung oleh orangtua. Uang jajan kusisihkan untuk dimasukan ke dalam celengan kaleng. Ketika itu belum terpikir untuk apa aku menabung. Sebenarnya aku hanya mencoba menerapkan kebiasaan baik yang telah diajarkan orangtuaku. 

Ketika masuk kuliah D3 aku juga masih suka menabung. Beberapa kali aku membantu mengerjakan tugas teman yang cukup sulit dan mendapatkan upah lumayan. Meski begitu tidak semua uang upah itu kugunakan untuk jajan. Kusisihkan setengahnya untuk membayar atau membeli keperluan lain untuk kuliah. Memang tidak semua kebutuhan kuliah kubiayai sendiri. Aku belum bekerja ketika itu. Tapi setidaknya uang yang kukumpulkan itu bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan harianku. Entah itu untuk ongkos kuliah, membeli keperluan kuliah, dan jajan.

Setelah lulus D3 aku melamar kerja di perusahaan media online. Setengah gajiku kusisihkan lagi sebagian di celengan kaleng. Menabung setelah lulus kuliah membuatku selalu mempunyai target untuk apa uang tabungan itu nantinya. Misalnya bulan depan aku ingin sekali handphone, kuhitung terlebih dulu berapa harga handphone yang aku mau. Kucatat, berapakah uang yang harus dikumpulkan per hari untuk bisa membeli handphone itu. Setelah gajian kupisahkan dulu uang untuk hal yang harus diprioritaskan, misalnya kuliah, membayar cicilan, dan lainnya. Setelah itu baru kukumpulkan uang untuk membeli barang yang aku sudah inginkan. 

Umurku 23 tahun, aku sedang melanjutkan kuliah S1. Meski sudah bekerja dan kuliah kembali aku tetap menjadi freelance. Tabungan di celengan kalengku kuutamakan untuk membayar kuliah. Dari kecil memang aku lebih suka menyimpan uang di kaleng. Kupikir, aku bisa menggunakannya kapan saja. Menyimpan uang di bank akan membuat uangku akan terpotong untuk bank. 

Sampai saat ini seperti itulah metode menabung yang kuterapkan. Tapi baru-baru ini aku baru tahu tabungan dan dana darurat itu berbeda. Selama ini uang tabungan juga sering kugunakan sebagai dana darurat. Maka dari itu mulai sekarang aku juga sedang belajar bagaimana cara menyisihkan dana darurat dari gaji kantor dan honor freelance. Jadi, biasakan jika ingin membeli barang, kumpulkan uang terlebih dulu agar kita semakin giat menabung. (*)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu