Memiliki Hobi Menjadi Sumber Kebahagiaan Tak Ternilai untuk Diriku Sendiri

Kisah Utama

Urbanwomen – Aku Yuni, 28 tahun, freelancer, di Jakarta. Aku memiliki hobi menjahit. Sejak kecil, aku sering sekali melihat ibu membuat pouch kecil untuk menyimpan uang receh atau membuatkan baju untukku. Dari situ aku mulai penasaran tentang hobi ibu yang suka menjahit yang akhirnya bisa dijadikan penghasilan tambahan olehnya. Ibu bilang, bahwa bukan hanya sekedar untuk menambah penghasilan, karena ibu sudah tidak bekerja, hobi menjahit yang ia jalani juga bisa menghibur dirinya dikala sendirian di rumah untuk mengisi waktu senggang. Pantas saja, ibu selalu terlihat senang dan bahagia meski ayahku pergi bekerja.

Sesekali aku penasaran sekali dan meminta ibu mengajariku menjahit, membuat pouch, dompet, dan lain sebagainya. Aku merasa senang belajar menjahit. Walaupun memang hasilnya tidak sebagus yang dibuat ibu. Terlebih, aku memiliki waktu senggang di malam hari karena aku pulang kerja jam 6 sore setiap harinya. Di malam hari, aku hanya bersantai bermain handphone. Aku juga selalu merasa hampa di malam hari, mungkin karena tidak melakukan apapun. Namun, sejak aku belajar menjahit bersama ibu, aku merasa waktuku lebih terisi dengan hal yang menyenangkan setelah seharian lelah bekerja.

Aku semakin penasaran dan belajar di YouTube cara membuat pouch yang lucu. Tidak ada niatan untuk menjualnya sama sekali, aku hanya suka melakukannya saja. Karena lucu, aku mem-posting hasil karyaku di status WA saja. Ternyata, ada yang tertarik dan memesannya. 

Bukan hanya mendapatkan penghasilan tambahan, sejak aku memiliki hobi aku juga merasa lebih “hidup”. Hobi bisa membantuku dalam menemukan jati diri, memicu ketertarikan aku dalam suatu hal, mengembangkan talenta yang aku miliki, dan menemukan kelebihan yang aku pendam selama ini.

Di sela-sela keseharianku yang sibuk, belum lagi jika ada beberapa deadline pekerjaan yang cukup menguras tenaga, hobi menjahit sangat berperan sebagai solusi istirahat untukku. Ketika merasa lelah atau stress, aku menyalurkannya melalui hobiku. Ketika weekend, terkadang aku masih dituntut untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan. Tentu ini membuatku kadang lelah, karena tak memiliki banyak waktu keluar bersama teman-teman untuk menghibur diri. 

Baca Juga: Sempat Ngontrak Cukup Lama, Akhirnya Aku dan Suami Berhasil Menyicil Rumah

Namun, ketika aku sudah menemukan hobi, seakan-akan aku menemukan sumber kebahagiaan yang lain untuk diri sendiri. Meskipun kadang ada saja orang yang mengatakan “kamu menjahit terus, bukannya melelahkan ya? Kenapa ga istirahat aja tidur?” Memang kelihatannya aku sibuk, tapi mereka tidak tahu bahwa aku sangat menyukai kesibukanku ini. Aku merasa bahwa mentalku lebih sehat dengan adanya hobi baru. Bahkan, kedepannya aku berencana untuk mengikuti kelas menjahit untuk mengisi waktu luangku di hari libur kerja. 

Jadi, jangan pernah ragu untuk memiliki hobi ya, karena menekuni hobi memiliki banyak manfaat positif. Daripada energi dan waktu terbuang siang-sia, lebih baik gunakan untuk hal yang lebih positif ya. Punya hobi juga punya pengaruh positif untuk kondisi mental kita. Di masa tua, kita akan lebih bahagia ketika mengisi keseharian kita dengan hal yang kita sukai.

Sumber: Yuni, 28 tahun, nama disamarkan, di Jakarta

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu