Mencintai Diri Sendiri Sebelum Mencintai Orang lain

Ladies, pernahkah kamu mengalami beberapa kejadian/perasaan seperti berikut :

Mengikuti pilihan orangtua dalam hal memilih jodoh, hanya karena kita ingin membahagiakan mereka hingga harus mengesampingkan kebahagiaan/keinginan diri sendiri ?

Berusaha keras untuk mempertahankan suatu hubungan dengan pria yang telah berulang kali mengecewakan kita.
Hingga harus mengorbankan pikiran, materi dan masa depan kita hanya untuk mendapatkan hubungan dengan rentang waktu yang panjang/cukup lama tanpa adanya kepastian dari pria yang kita idamkan dan kita merasa takut kehilangan rasa nyaman, kita tidak mau membuka hubungan baru dengan pria lain dan tidak mau merasakan kesendirian (feeling lonely)?

Ingin meng-upload /membagikan postingan yang menurut kita baik dan dapat membuat kita bahagia di sosmed, namun karena merasa takut mendapat kesan/pemikiran negatif di mata orang lain (teman/publik) lantas membuat diri merasa tidak nyaman dengan pendapat orang lain?

Lalu Apakah kita pernah beranggapan untuk selalu ingin menunjukan/menampilkan secara total sisi terbaik kita untuk di pilih dan dijadikan sebagai pasangan yang pantas untuk dinikahi oleh pria yang kita sukai/cintai? Dan pernahkah kita berpikir bahwa diri kita juga berhak memilih pria yang juga pantas untuk menjadi pendamping hidup kita ?

Pada Tema kali ini, kami juga ingin melihat :

  1. Apakah kita sudah cukup mencintai & mengenal diri sendiri ?
  2. Benarkah dengan mendahulukan keinginan pasangan, orangtua ataupun orang lain dan mengesampingkan keinginan/kebutuhan diri kita sendiri akan membuat bahagia ?
  3. Berdasarkan pengalamanmu, Bagaimana cara agar kita dapat mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain dan mengutamakan keinginan masyarakat ?

Tulis cerita/pengalamanmu berkaitan dengan tema tersebut, dengan mengirimkannya ke email urbanwomenministry@gmail.com atau langsung upload artikelmu di menu Berbagi cerita di website urbanwomen.org

Duedate pengiriman artikel selambat-lambatnya. Pada hari Senin, 8 Oktober 2018

Bagikan ceritamu dan mari sebar inspirasi positif untuk semua Perempuan

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu