Menerima diri sendiri

Menerima Diri Sendiri dengan Terapi Setelah Melewati Hubungan Menyakitkan

Blog

Urbanwomen. Meninggalkan hubungan yang penuh dengan kekerasan merupakan langkah pertama untuk memastikan dirimu menerima diri untuk menjalani hidup yang bahagia. Begitu kamu pergi meninggalkan hubungan itu, kamu akan merasakan emosi yang membingungkan dan berpotensi memiliki emosi yang meluap-luap. Tapi tenang, kamu tidak sendirian. Setelah mengalami hubungan yang penuh dengan emosi, melakukan terapi dapat membantumu menerima diri sendiri, menghargai diri sendiri, belajar mempercayai orang lain lagi, dan memahami apa yang membentuk hubungan yang sehat.

Menurut psikolog klinis Dr. Joshua Klapow, Ph.D., melakukan terapi adalah salah satu cara yang paling efektif untuk menyembuhkan rasa sakit hati saat putus cinta. Hal ini terjadi karena kamu akan memiliki ruang yang aman untuk mengurai pikiran dan perasaan yang menyakitkan bagimu. “Hubungan yang menyakitkan dapat sangat merusak emosi, respon emosional, dan pola berpikir yang mengalaminya,” jelasnya. “Hal itu dapat mendatangkan malapetaka pada psikofisiologi seseorang dan respon tubuh mereka terhadap pemicu stres lainnya. Melakukan terapi dengan tenaga profesional dapat membantu seseorang mengurangi stresnya dan dapat membuat seseorang kembali ke jalur yang benar dengan kehidupan yang lebih sehat,” jelas Dr. Klapow.

Seorang terapis akan memberikan dukungan ekstra

Kenyataannya adalah terkadang teman atau keluarga tidak mampu memberikan semua dukungan yang kamu butuhkan. Patti Feuer Eisen, seorang psikoterapis yang juga penulis buku Invisible Girls: Speaking The Truth About Sexual Abuse, mengatakan bahwa kamu mungkin merasa apa yang kamu katakan pada orang lain akan dapat mengubah pendapat mereka tentang dirimu dan juga tentang mantanmu. Selain itu, mantanmu yang kasar mungkin telah mengekangmu dari teman dan keluarga dan merasa memiliki kendali terhadap dirimu sehingga kamu kesulitan menjangkau teman dan keluargamu.

“Tidak semua korban kekerasan dalam hubungan memiliki kemampuan untuk bersandar pada orang yang dicintai,” kata Patti. “Terapis dapat memberikan dukungan dan tidak menghakimi para korban untuk mengatasi perasaan yang mereka alami tentang hubungan yang menyakitkan, termasuk perasaan yang mungkin tidak ingin didengar atau dipahami oleh teman dan keluarga.” Jika mereka memiliki niat baik, orang di sekelilingmu yang bukan terapis akan membantumu memproses hubunganmu dan membantumu melanjutkan hidup.

Terapi dapat membantumu mencari hubungan yang sehat di masa depan

Jika kamu belum siap untuk berkencan lagi, para ahli mengatakan penting untuk mengklasifikasi kembali ekspektasimu akan hubungan yang sehat dan bahagia sambil belajar tentang tanda bahaya dalam sebuah hubungan. “Memahami bagaimana dan mengapa kekerasan dalam hubungan terjadi, bagaimana pengalaman dapat mengubah pandangan, dan apa yang ditakutkan dan dikhawatirkan setelah hubungan, semuanya harus ditata ulang dalam pikiran orang yang telah menderita dalam sebuah hubungan,” jelas Dr. Klapow. Ia mencatat bahwa hal tersebut perlu dilakukan di tempat yang aman secara emosional dan terapis mampu membantumu membimbing untuk menerima diri sendiri.

Sebagai tindakan untuk mencintai dan menerima diri sendiri

Setelah meninggalkan hubungan yang menyakitkan, penting untuk melakukan perawatan diri, dan melakukan terapi adalah cara yang ampuh untuk dapat mencintai dan menerima diri sendiri. “Dimulai dari pemahaman bahwa hubungan emosi yang terjadi dalam hubungan sebelumnya bukanlah kesalahanmu,” jelas Dr. Klapow. “Menyediakan waktu untuk mengingat masa lalu dan memikirkan masa depan dapat membantumu melihat kehebatan apa yang kamu miliki.” 

Melakukan terapi juga dapat dianggap sebagai tindakan mencintai diri sendiri karena berbicara dengan tenaga profesional dapat membantumu membangun kembali perasaan dirimu setelah melalui hubungan yang menyakitkan. “Biasanya, setelah hubungan yang menyakitkan, pandanganmu tentang dirimu sendiri akan menjadi terbalik,” jelas Dr. Feuereisen. “Para terapis akan membantumu memahami betapa berharganya dirimu, dan membantumu melihat kecantikan dalam dirimu dan kamu pantas untuk bahagia.” Melakukan terapi akan membantumu membangun kepercayaan diri lagi setelah sempat hilang akibat hubungan yang menyakitkan. Dari sini kamu akan lebih bisa menerima diri sendiri, lho!

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu