Menyalurkan-hobi-untuk-menggali-potensi-dir-min

Menyalurkan Hobi untuk Menggali Potensi Diri

Perempuan & Karir

Urbanwomen- Di usiaku yang ke-35 sekarang aku masih mencoba banyak hal baru. Aku bekerja di perusahaan digital agency. Pernah aku merasa hidupku hanya begitu-begitu saja, seperti hidup hanya untuk bekerja. Sempat terpikir untuk menikah, berkeluarga, agar punya kesibukan lain. Tapi mungkin belum waktunya. Selama ini aku rajin ikut webinar, baca buku, mendengarkan podcast. Aku merasa ada yang kurang, selalu mencari hal-hal baru yang lebih menantang.

Aku kenyang mendengar orang bilang kapan nikah, jangan kerja terus, nanti jadi perawan tua. Aku pernah sangat memikirkan perkataan orang lain, tapi semakin kemari aku sadar bahwa fokus pada apa yang kumiliki sekarang adalah salah satu bukti aku mencintai diri sendiri. 

Aku sempat berhenti dari rutinitas hanya untuk memikirkan hidupku. Setelahnya aku sadar kita manusia ini hanya bisa terus berusaha menjadi pribadi yang semakin baik. Teman-temanku sukses, tidak lelah mengasah kemampuan dan belajar hal baru. Aku lantas teringat aku suka sekali membuat kue. Aku mulai mencari resep, jika hasilnya enak aku coba menjualnya. Ya, hitung-hitung menyalurkan hobi, mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan. 

Pasti beberapa kali sempat gagal, rasanya kurang enak. Ditambah orangtuaku sempat berkomentar bahwa aku seakan melupakan pekerjaanku.  Tapi aku sudah bertekad, sampai kutemukan resep kue yang enak. Dan siapa sangka banyak teman ketagihan kue buatanku. Tak hanya kue, kucoba juga resep masakan Jepang Salmon Mentai, kudapat dari YouTube. Meski sempat gagal dan banyak bahan terbuang, aku terus membuatnya sampai enak. 

Sampai sekarang aku masih berusaha mengembangkan bisnis makananku. Rencananya aku akan membuka toko online. Aku juga sedang mencoba beberapa resep makanan untuk tambahan menu dan merancang strategi agar bisnisku bisa berkembang meski aku juga sibuk bekerja. Aku senang menemukan hal baru ini, membuatku berkembang.

Baca Juga: Tetap Mengembangkan Diri di Usia 67 Tahun

Jadi, kita bisa terus memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan matang. Teruslah belajar dari kesalahan agar proses pengembangan diri tak terhambat dan berhenti begitu saja.

Sumber: Anita, nama di samarkan, 35 tahun, di Jakarta

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu