Strategi penyelamatan diri dan anak-anak

Perempuan & Karir

Ditulis khusus untuk perempuan.

Strategi penyelamatan diri dan anak-anak

Perempuan yang hidup dalam cengkeraman pelaku  KDRT harus punya strategi dan persiapan matang untuk menyelamatkan diri. Beberapa langkah penting harus diambil:

 

  1. Memisahkan dan  menyimpan dokumen diri, anak-anak dan harta benda dalam perkawinan. Misal: KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Akta Perkawinan, Sertifikat Tanah, BPKB, ijasah, bukti pajak, NPWP, buku tabungan dan sebagainya. Jika tak ada asli minimal fotocopy.
  2. Bawa/hapus/musnahkan  surat-surat pribadi, foto, film dll yang Anda tidak suka jika itu berada di tangan pelaku.
  3. Dokumentasikan  kekerasan seperti foto, rekaman video, surat keterangan dokter/rekam medis. Catat waktu, tanggal kekerasan terjadi, penyebab dan saksi kalau ada.
  4. Siapkan surat dan pelajari prosedur blokir atau ganti pasword semua akses pribadi yang pernah dipegang pelaku. Misal akun media sosial, email, e-banking dan sebagainya. Jangan beri ruang bagi pelaku untuk mengambil keuntungan atau menyusahkan di belakang hari.
  5. Usahakan Anda tidak hamil dalam proses penyiapan untuk penyelamatan diri.

 

Pikirkan dengan matang ke mana Anda dan anak-anak akan pergi menyelamatkan diri. Jangan pernah berpikir untuk pergi tanpa perencanaan matang. Di Indonesia belum ada lembaga yang memberi perlindungan maksimal untuk para korban kekerasan dalam rumah tangga.

  1. Baik jika Anda menyiapkan rumah (sewa atau menumpang di rumah pihak yang dipercaya dan tidak diketahui oleh pelaku).
  2. Tidak ada kondisi ideal. Ada hal yang harus dilepas saat menyelamatkan diri. Misal untuk sementara waktu anak-anak tidak studi di sekolahnya. Lebih baik mereka kehilangan waktu belajar sesaat tapi selamat dari kemungkinan cedera atau kehilangan nyawa.
  3. Persiapkan biaya penyelamatan diri. Tidak murah. Transportasi, sewa rumah, biaya makan dll saat Anda harus hidup tanpa dibiayai pelaku.
  4. Cari jalan semaksimal untuk mandiri secara ekonomi. Jangan berharap bantuan dari pelaku. Walaupun jika tak ada perjanjian pemisahan harta dalam perkawinan Anda berhak atas setengah dari harta gono gini, namun jangan mengandalkan harta itu sebelum harta itu jelas berada di bawah penguasaan Anda.  Perlu waktu dan biaya untuk merebut hak Anda. 

Namun jika serangan dari pelaku terlalu berbahaya dan amat mengancam keselamatan fisik dan jiwa jangan menunda waktu.  Lari! Jika tak ada jalan lari hapuskan semua rasa takut dan lawan. 

Setelah Anda berhasil keluar dari wilayah kekuasaan pelaku baru Anda bisa mulai tenang memikirkan strategi berikutnya. Jika Anda memutuskan diri untuk menghapus status Anda di depan Negara sebagai isteri pelaku, Anda harus mengajukan gugatan perceraian ke pengadilan.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu