Pasangan-LDR

Pasangan LDR Harus Baca Tips and Trick Ini Biar Hubungan Kalian Langgeng

Cinta & Relasi

Urbanwomen – Setelah pencarian tanpa akhir, akhirnya kamu menemukan seseorang yang cocok untuk menjadi pasanganmu. Kalian saling cinta dan benar-benar bahagia bersama. Tapi karena keadaan tertentu, kamu harus terpisah jauh dari dia dan menjalani hubungan jarak jauh atau akrab disebut LDR (Long Distance Relationships). Dalam menjalaninya pasti akan ada pemikiran

“Bisa gak ya LDR? Apa hubungan ini bakal berhasil?” dan lainnya

Kamu gausah sedih atau overthinking duluan karena menurut sebuah survei tahun 2018 menemukan bahwa 60% dari hubungan jarak jauh dapat bertahan lama. Bahkan melalui bukunya Maintaining Long-Distance and Cross-Residential Relationships, Laura Stafford menegaskan bahwa hubungan jarak jauh seringkali lebih stabil daripada hubungan yang dekat secara geografis. Namun tentu bukan hal yang mudah untuk menjalani hubungan jarak jauh hingga bisa menjadi 60% orang yang berhasil menjalani LDR.

Sebelum melanjutkan pembahasan, kita samakan persepsi dulu yuk, tentang apa itu LDR?

LDR atau hubungan jarak jauh adalah ikatan cinta antara dua orang, yang tidak seperti hubungan pada umumnya, terpisah secara geografis satu sama lain, yang mengurangi atau bahkan meniadakan interaksi tatap muka dan kontak fisik di antara mereka. Tapi seberapa jauh sih jarak tersebut?

Sebenarnya untuk jarak geografis bersifat relatif. Misalnya, pasangan LDR Jakarta-Bandung yang terpaut jarak 153km terpisah dan salah satu dari mereka memiliki mobil, jarak tidak akan menjadi masalah besar. Tapi sebaliknya, jika keduanya belum dewasa dan tidak dapat pergi jauh dengan mudah, belum lagi keadaan pandemic covid-19 yang membuat kita sulit bertemu satu sama lain, jaraknya tetap sama tetapi kemungkinan bertemu akan berkurang dan sulit. Jadi jarak itu relatif, kemampuan dan keadaan pasangan tersebut untuk bertemu adalah kuncinya.

Lalu gimana sih minsis biar bisa jadi 60% yang survive dalam hubungan jarak jauh? yuk simak tips and trick LDR ini yang mungkin bisa membantu kamu dalam menjalani hubungan jarak jauh,

  • Sebelum Memulai Hubungan Tuntaskan Dulu Isu Dalam Dirimu

Sebelum memasuki hubungan sebaiknya kamu selesaikan dulu isu-isu yang ada di dalam dirimu, trauma masa kecil atau kejadian masa lalu yang akhirnya menjadi isu dalam dirimu. Agar nantinya isu tersebut tidak menimbulkan masalah dalam hubungan kalian. Hal ini berlaku untuk semua orang yang mau memulai hubungan dengan orang lain, terutama mereka yang mau memulai hubungan jarak jauh. Karena hubungan jarak jauh tidak mudah dan bukan untuk semua orang. 

Jika kamu bingung bagaimana menyelesaikan isu tersebut, kamu bisa menggunakan jasa profesional seperti psikolog atau psikiater. Mereka akan membantumu mencari sumber isu tersebut dan menyelesaikannya.

  • Sebelum Memulai LDR, Bicarakan Dengan Jelas Komitmen Kalian

Sebelum kalian memutuskan untuk memulai hubungan dengan jarak yang jauh sebaiknya bicarakan dulu komitmen kalian atas hubungan tersebut. Diskusikan hubungan itu mau dibawa kemana, komitmen apa saja yang harus dilakukan masing-masing orang untuk membuat hubungan tersebut dapat bertahan dan sebagainya. Misalnya dalam satu tahun atau 6 bulan, kalian harus bertemu berapa kali. Seperti Jennifer salah satu urbansis yang pernah menjalani hubungan jarak jauh German-Spanyol, membuat komitmen dengan pasangannya untuk bertemu sekali setiap 3 atau 4 bulan.

“Aku bilang sama dia tiga atau empat bulan sekali kita harus ketemu, karena itu komitmen. Karena kalau kita berusaha bertemu dengan pasangan, itu tuh usaha yang habisin duit, tenaga sama waktu. Kalau dia bisa menuhin itu berarti bisa kelihatan kalau dia itu emang serius”

  • Berkomunikasi Meski Hanya Sebentar Untuk Menjaga Kalian Tetap Terhubung

Kita hidup di jaman dimana kita memiliki akses 24 jam untuk selalu terhubung satu sama lain melalui dunia maya. Bagi kamu yang menjalani hubungan jarak jauh, menyisihkan waktu luang pada malam hari sepulang kerja untuk saling memberi kabar dan bertemu secara virtual adalah saat yang berharga.

Beberapa pasangan ingin terus terhubung setiap jam. Beberapa merasa membosankan jika terus mengobrol setiap hari. Diskusikan satu sama lain apa yang kalian inginkan, terkait lama waktu yang kamu habiskan untuk mengirim chat, berbicara lewat telepon, atau bertemu melalui video call dalam satu hari atau minggu. Dua orang dalam hubungan tersebut harus mendiskusikan dan saling mendengarkan bagaimana menjaga komunikasi tetap lancar, bukan hanya salah satunya agar komitmen tidak terjadi satu arah.

  • Berikan Kepercayaan Pada Pasangan

Dalam hubungan dengan jarak geografis yang dekat saja kadang masih ada rasa tidak percaya atau curiga pada pasangan. Apalagi hubungan yang terpaut jarak yang jauh, keraguan, insecurities, dan rasa cemburu pasti ada dalam hubungan jarak jauh. Karena itu penting untuk menanamkan rasa percaya pada pasangan, jangan memancing masalah dengan bertanya atau melakukan tes pada pasangan.

“Gak usah ngetes-ngetes pasangan deh apalagi LDR rawan banget karena kita kan gabisa lihat ekspresi dia. Gausah coba-coba ngetes, karena dia sendiri yang akan membuktikan apa dia ‘ngaco’ atau enggak. Gak usah repot-repot buktiin”- Jennifer

  • Berusaha Selalu Ada Meskipun Kamu Tidak Benar-Benar Ada Disana

Saat kamu sedang mengalami hari buruk atau ada hari penting seperti wawancara kerja kamu pasti menginginkan seseorang berada disampingmu untuk menguatkan. Tapi hal tersebut pasti sulit untuk pasangan LDR. Kamu tidak bisa secara fisik muncul untuk hari-hari penting satu sama lain atau meyakinkan seseorang dengan pelukan. Karena itu jika kamu telah menjanjikan waktu untuk berbicara dengan pasangan, jadikan panggilan itu sebagai prioritas. Jika pasangan kamu memiliki hari penting, telepon atau chat terlebih dahulu untuk mengetahui bagaimana kelanjutannya, atau mengirimkan dia hadiah kecil atas pencapaian yang diraihnya. Tunjukan bahwa kamu ada untuk pasanganmu, tidak peduli seberapa jauh jarak kalian.

Kalian juga bisa merencanakan membuat kegiatan yang bisa dilakukan bersama meski terpaut jarak. Seperti membaca buku yang sama, streaming acara yang sama sambil berbicara di telepon, bermain game online, mendengarkan playlist yang sama, atau bahkan makan makanan yang sama pada malam yang sama. Semua ini dapat membantu kamu dan pasangan merasa lebih terikat dan akhirnya lebih dekat.

“Menemukan hal-hal yang dapat kamu lakukan bersama sebagai pasangan akan membantu kamu untuk merasa lebih dekat. Itu adalah kemenangan besar ketika rasanya seperti jarak menarik kamu ke dua arah yang berbeda tapi kalian tetap terhubung.” Liz Colizza, terapis pernikahan.

  • Fokus Pada Hal Positif Dari Hubungan Jarak Jauh

Terpisah dari orang yang kamu cintai hampir tidak bisa tampak seperti hal yang positif. Kamu tidak bisa mengubah keadaan dengan cepat, tapi kamu bisa mengubah sikap dan cara pandangmu. 

Baca Juga: LDR Selama 4 tahun, Kami Terus Belajar Saling Beradaptasi Hingga Menikah

Meski tampak putus asa, coba pikirkan beberapa cara agar hubungan LDR kamu benar-benar bermanfaat. Seperti apakah kamu jadi memiliki lebih banyak waktu untuk hobi dan berolahraga atau kamu jadi memiliki banyak waktu bersama teman dan keluarga? Buatlah daftar hal positif dari LDR dan fokuslah pada hal itu selama hari-hari yang sulit ketika jarak benar-benar tak bisa ditempuh dalam hubungan kalian.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu