Notice: fwrite(): write of 571 bytes failed with errno=122 Disk quota exceeded in /home/urbanwom/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 43
Paylater? See you later! – Urban Women
paylater

Paylater? See you later!

Gaya Hidup

Urbanwomen – Hai Sister!

Buat kamu yang suka belanja online, pasti nggak asing dengan yang namanya Paylater. Beli sekarang, bayar nanti. Kemudahan menggunakan paylater menjadi daya tarik yang bisa mencerahkan hidup kita. Bahkan, dalam survey yang dilakukan Forbes, 42% Gen z dan 69% millennial menggunakan pay later dengan konsep BNPL alias “buy now, pay later” untuk belanja. Tapi jangan salah, ada sisi gelap yang menunggu kalau salah langkah.

Nah, sebelum kita bahas mengenai keuntungan dan kerugiannya, kamu perlu tahu dulu nih apa itu Paylater sebenarnya. Paylater adalah sebuah fasilitas yang diberikan oleh platform atau aplikasi tertentu, yang akan melakukan pembayaran terhadap sebuah produk yang kamu pilih, sehingga kamu tidak keluar banyak uang di awal dan bisa membayar secara cicilan setiap periode tertentu (bulanan misalnya) dengan jumlah yang terjangkau. Kok rasanya tidak asing ya? Yap, benar. Paylater sebenarnya sama dengan kredit. Mungkin karena kata “Kredit” sudah ketinggalan zaman dan kurang nyaman didengar, jadi disesuaikan menjadi “Paylater”. Lalu apa saja keuntungan dan kerugian dari Paylater?

Kita bahas keuntungannya dulu ya. Paylater memberikan kemudahan yang jauh lebih baik daripada Kredit Tanpa Agunan dan Kartu Kredit. Cukup daftar, foto dan selfie KTP, verifikasi pun selesai dalam hitungan hari. Dengan begitu, kita bisa membeli barang yang diperlukan tanpa perlu mengeluarkan uang di awal. Sistem cicilan dan bunga yang tidak terlalu besar juga meringankan keuangan pribadi yang mungkin sedang banyak kebutuhan saat ini, sehingga arus kas pun bisa lebih sehat. Jadi, kalau digunakan dengan baik dan benar, apalagi untuk pembelian barang yang produktif, Paylater bisa menjadi opsi yang menguntungkan!

Tapi…

Tidak jarang orang yang terjebak Paylater. Bukan salah Paylaternya, tapi memang ada kekhilafan dalam penggunaannya. Hal ini terjadi biasanya saat mereka membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan atau masih bisa ditunda, ditambah jumlah total cicilan melebihi 30% pendapatan. Bagaimanapun, Paylater termasuk dalam golongan utang yang wajib kita lunasi kemudian. Nah, kamu harus hati-hati kalau terjadi gagal bayar terhadap Paylater, karena akan berdampak pada skor kredit di BI. Kalau skor kamu kurang bagus, maka nanti akan kesulitan untuk bisa mengajukan kredit untuk barang yang benar-benar kamu butuhkan. KPR atau kredit mobil misalnya.

Jadi, gimana dong supaya tidak terjebak Paylater? Ada tiga tips yang bisa kamu jalankan:

  1. Pastikan barang yang ingin kamu beli adalah yang kamu butuhkan. Misalnya handphone baru untuk menggantikan handphone lama kamu yang rusak atau performanya sudah jauh menurun. Jangan lupa sesuaikan dengan budget ya, pertimbangkan baik-baik karena siapa tahu kamu ada keperluan lain yang jauh lebih darurat ke depannya.
  2. Kalau memang tidak butuh tapi tetap mau beli, hitung total cicilan bulanan kamu. Pastikan tidak melebihi 30% pendapatan. Kalau lebih, biasanya akan berdampak pada gaya hidup yang terpaksa diturunkan, atau jual barang. Atau bahkan utang lagi untuk menutupi utang yang lama.
  3. Pastikan pembayaran cicilan Paylater kamu berjalan  rutin sebelum jatuh tempo. Kumpulkan bukti bayar dan pelunasan di cloud storage sebagai data cadangan kalau-kalau terjadi malfungsi pada sistem Paylaternya dan jadi ditagih lagi. 

Baca Juga: 5 Saran Finansial untukmu Kaum Remaja yang Keuangannya Belum Stabil

Di satu sisi, Paylater memudahkan kita untuk membeli barang. Di sisi lain, kemudahan tersebut berpotensi menjerumuskan diri sendiri. Perlu kedewasaan dan kebijaksanaan dalam menggunakan Paylater, supaya tidak menjadi beban dan malah bisa menghasilkan.

Jadi, sudah siap untuk coba pakai Paylater?

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu