Bijaklah Dalam Memilih

Perempuan & Karir

Seringkali dalam hidup kita dihadapkan dengan beberapa pilihan, diantaranya menerima keadaan dan menghadapinya dengan kuat atau mengambil keputusan terbaik untuk diri kita sendiri dan keluar dari zona nyaman.Kedua pilihan tersebut persis dengan yang aku alami ketika memilih resign atau tetap stay.di kantor tempatku bek erja.Bagaimana tidak kedua hal tersebut menjadi dilema bagiku.Karena jika memilih pilihan A resikonya seperti ini. Demikian jika memilih pilihan B yang juga memiliki resiko tersendiri.Kantor tempatku bekerja memiliki lingkungan kerja yang tidak sehat, teman kerja yang toxic, atasan yang tidak support pekerjaan anak buahnya ditambah tekanan pekerjaan yang harus dituntut serba cepat dan tepat.Karena semakin kita lambat dalam bekerja dan rekan kerja yang tidak support serta tidak adanya team work maka hasilnya pun tidak maksimal. Hal ini menjadi boomerang dan seakan menjadi bom waktu tersendiri di perusahaan tersebut. Atasan yang tidak mau disalahkan serta banyak isu keluar masuk karyawan. Sehingga membuat saya harus memilih suatu keputusan yang tepat. Karena waktu itu saya dihadapkan oleh suatu pilihan bila memilih resign harus siap dengan resiko bahwa harus mencari pekerjaan baru dan memulai kembali dari awal. Disisi lain saya bekerja karena untuk mencukupi kebutuhan hidup. Namun, jika memilih tetap bertahan, resikonya yaitu saya harus dengan kuat dan sabar menghadapi situasi lingkungan kerja yang tidak sehat tersebut. Akhirnya, dengan segala pertimbangan saya pun memilih untuk keluar dari zona nyaman dan memilih memulai dari awal kembali. Perasaan dan jiwa saya menjadi lega dan plong untuk mencari peluang baru kembali dengan lebih semangat.

Ada satu hal yang saya yakini. Apapun pilihannya kita harus siap dengan segala resiko yang kita alami. Bahkan, ketika tetap memilih bertahan pun saya harus kuat menghadapi situasi kantor yang diluar ekspetasi. Sehingga secara tidak langsung membentuk mental kita untuk harus menjadi kuat menghadapi lingkungan tersebut. Tapi, ingat tidak semua orang bahkan perempuan punya jiwa yang kuat ketika menghadapi situasi lingkungan pekerjaan yang toxic Karena kita perlu mental health yang sehat juga untuk bisa menghadapi segala persoalan hidup . Bila dirasa kita tidak mampu dan tidak kuat, boleh kok mengambil keputusan untuk langsung keluar dari zona nyaman. Meskipun terkadang keputusan yang kita pilih tidak umum dan dianggap tidak menghormati budaya dari lingkungan tersebut. Menurutku, apapun pilihan yang diambil merupakan hal yang wajar dan sah- sah saja. Karena tiap individu berbeda satu dengan lainnya. Karena yang perlu kita ketahui adalah yang paham dan tahu kondisi sebenarnya adalah kita sendiri. Hidup itu sebuah pilihan, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Mau belajar menahan rasa sakit atau belajar hidup cerdas. Keduanya sah dan wajar jika kita memilih salah satunya. Asal, kita bisa menyikapinya dengan positif dan tidak menyerah saya yakin apapun pilihannya kita bisa dikatakan perempuan kuat. Karena perempuan yang kuat bukan berarti yang bisa mengambil keputusan sendiri tapi bisa lahir dari yang memilih bertahan di derai ombak yang menerpanya. Perempuan itu mahkluk yang special. Kenapa, special karena dia bisa tersenyum dibalik kesedihan yang terjadi, bisa menahan segala rasa sakit ketika memiliki masalah dalam hidup, karena perempuan diciptakan oleh pencipta dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Dan, kita lahir dari Rahim seorang perempuan kuat yaitu bernama Ibu.

Jadi menurut saya untuk memilih suatu keputusan ada baiknya kita pikirkan resiko dibalik suatu pilihan yang kita pilih. Harus kita pertimbangkan baik dan buruknya. Karena hal ini mempengaruhi mental health kita. Tentu kita tidak mau bila kita memilih bertahan tapi dengan kondisi jiwa kita menjadi tidak baik .Oleh karenanya, dibalik keputusan yang kita ambil .Jangan akan ada penyesalan dikemudian hari dan harus siap dengan segala resiko yang akan terjadi. Seperti yang saya katakan tadi bahwa yang paham diri kita ya diri kita sendiri. So, jangan takut untuk memilih apa yang baik untuk dirimu.

Jangan menyerah dan tetap semangat, Ladies!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu