Tidak-Lagi-Menyia-nyiakan-Hidup-Demi-Orang-Lain

Pernah Menyia-nyiakan Seluruh Hidupku Hanya untuk Dirinya

Kisah Utama

Urbanwomen – Saat pertama melihatnya dia tampak sempurna, tampan, dan pintar. Padahal aku sempat mendengar dia bukan laki-laki baik-baik. Ternyata selain suka main perempuan dan mata duitan, dia juga kasar. 

Beberapa bulan menjalani hubungan dengannya, ketika keuangannya sedang tidak stabil setiap hari aku membawakan bekal makanan masakanku yang dia suka. Sebetulnya saat itu keuanganku sendiri tidak stabil. Karena aku sangat menyayanginya apa yang dia mau aku berikan, materi maupun tenaga. Sewaktu aku ada rezeki untuk biaya hidup dan pulang ke kampungku di Jawa Tengah kuberi dia uang yang lantas dipakainya foya-foya bareng teman-temannya. Dia melarangku punya teman laki-laki, dan bisa menganiayaku di depan umum. 

Sering mendapat perlakuan yang tidak baik membuatku berpikir apakah dia benar-benar sayang padaku. Jujur, perasaan sayangku mengalahkan kejamnya perlakuan dia padaku. Tidak ada yang tahu apa yang kualami. Teman-teman sekerjaku curiga kenapa wajahku lebam, dan sebenarnya mereka tahu apa yang terjadi. Aku dibutakan oleh cinta. 

Pulang kampung saat Lebaran aku mencoba untuk cari laki-laki lain sebagai pelampiasan. Dia tahu, dan mengancam bunuh diri. Aku pun kembali lagi padanya, semata agar dia tidak nekat. Tapi dia malah makin seenaknya, sering meluapkan emosi. Kupikir, tidak ada yang bisa diharapkan darinya. Selain selingkuh dengan temanku sendiri, kami pun tidak seiman. Aku hanya termakan rayuan dan janjinya akan masuk agamaku. 

Akhirnya kami berdua menyerah. Dia menjauh ketika aku bertemu dengan laki-laki yang dewasa.

Baca Juga: Daripada Jadi Bucin, Lebih Baik Lakukan Ini

Tinggalkan pasangan yang kasar terhadap kita. Jangan korbankan dirimu sendiri. Hidup ini hanya sebentar, jangan sia-siakan hidup. Carilah pasangan yang akan menjaga dan menghormatimu. Belajarlah untuk bisa membedakan, mana yang benar-benar serius dan mana yang hanya memanfaatkan dirimu melalui semua perlakuannya padamu.

Sumber: Diah, nama disamarkan, 28 tahun, di Jawa 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu