Review Film: The Lunchbox

Review Film: The Lunchbox

Film/Hiburan

Urbanwomen – Siapa yang menyangka sebuah rantang makanan rumah bisa menghadirkan kisah romansa unik penuh makna? Film Bollywood berjudul The Lunchbox (2013) besutan sutradara Ritesh Batra rupanya mampu membingkai realitas yang dekat dengan masyarakat kelas menengah di negara berkembang seperti India, mungkin juga Indonesia. 

Sebagai salah satu sutradara berbakat yang cukup diperhitungkan dalam skema film India, Ritesh Batra dengan cerdik menghadirkan drama percintaan dalam takaran pas tanpa terlalu terasa picisan. Kekuatan naskah, pemilihan aktor yang tepat, serta durasi yang tidak terlampau panjang seperti film India umumnya, menjadi faktor kesuksesan tersendiri bagi film ini. 

Berkisah mengenai Ila (Nimrat Kaur), seorang istri yang merasa telah lama diabaikan oleh suaminya sehingga berusaha mencari jalan untuk meraih kembali perhatian suaminya, salah satunya dengan menyiapkan makan siang spesial yang secara reguler ia kirimkan ke kantor sang suami melalui jasa pengiriman. Tetapi takdir justru membawanya berkenalan dengan laki-laki lain yaitu Saajan (Irrfan Khan), seorang akuntan senior yang hendak pensiun. 

Saajan yang telah lama menduda dan merasakan kesepian tentu saja menikmati kehadiran makanan lezat sekaligus relasi pertemanan baru dari Ila. Mereka yang menyadari adanya kesalahan dalam pengiriman makanan justru terlibat dalam aktivitas korespondensi berbagi cerita, pengalaman, dan sudut pandang. Mereka akhirnya merencanakan pertemuan di sebuah restoran. Namun, nyatanya pertemuan itu tak pernah terjadi karena Saajan dilanda keraguan terhadap dirinya sendiri. 

Hubungan mereka akhirnya tidak berujung pada status yang jelas meski Ila sudah memutuskan untuk meninggalkan suaminya yang kedapatan berselingkuh. Ila kemudian bertolak ke Bhutan demi memulai kehidupan baru dengan putri semata wayangnya tanpa Saajan. Ketika Saajan telah mengumpulkan keberanian dan berusaha menemui Ila untuk mengubah keputusannya ia sudah terlambat. 

Adegan demi adegan yang rasanya sederhana berhasil memunculkan sisi-sisi dramatik sehingga berhasil membangun narasi cerita yang kuat tanpa berbelit. Figur pemeran pendukung yang disematkan dalam skenario juga mampu mendukung sekaligus memperkaya jalinan cerita dalam kadar yang tepat. Tak heran jika film ini menjadi pemenang pada ajang International Critics Week Cannes Film Festival, serta berhasil diputar di ajang film bergengsi internasional seperti Toronto International Film Festival (2013), masuk dalam berbagai nominasi festival film, serta menjadi box office di India dan di Amerika. 

Menjadi Perempuan Kuat 

Menjadi sosok vital dalam film ini, Ila yang digambarkan sebagai seorang ibu rumah tangga dengan satu anak yang merasakan dilema dalam kehidupan percintaan dengan suaminya berusaha keras untuk memperbaiki keadaan. Mulai dari memasak berbagai menu masakan lezat, berpenampilan menarik seperti awal perkenalan mereka, sampai mengajak sang suami untuk kembali memiliki anak, telah ia lakukan. Tetapi ia justru malah mendapati kenyataan bahwa suaminya telah berselingkuh dengan perempuan lain di luar sana. 

Setelah meminta banyak masukan dari Saajan dan berpikir panjang mengenai masa depan pernikahannya ia akhirnya memutuskan mundur sebab apa yang diupayakan seolah tak mendapat feedback positif. Meski awalnya gentar dan gamang untuk pergi karena selama ini ia hanya bertumpu pada sang suami secara finansial Ila akhirnya mantap mengarungi nasib sendirian demi menyembuhkan luka hatinya. Harapannya untuk bersama Saajan juga harus pupus, sehingga mau tak mau ia harus menguatkan hati dan dirinya sendiri menghadapi nasib yang sungguh penuh misteri di depan mata.  

Urbanesse, film ini mengajari kita untuk bisa lebih tegar sebagai perempuan dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup bahkan keluar dari zona nyaman yang selama ini dijalani demi masa depan lebih baik. Jadi, jangan ragu mengambil tindakan demi kenyamanan diri, ya. Kepahitan harus diterima sebagai bagian dari masa lalu dan menjadi pelajaran untuk mengejar masa depan.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu